Sepakbola, Sport

Tampil Pede, Juventus Tahu Cara Kalahkan Madrid dalam 180 Menit

Jurnalindonesia.co.id – Lonceng pertempuran sudah berbunyi sejak pertengahan Maret 2018. Delapan tim yang lolos ke babak perempat final bakal adu kemampuan memainkan strategi di atas lapangan hijau.

Salah satu partai yang bakal menjadi sorotan adalah Liverpool kontra Manchester City.

Tapi ternyata, duel lebih sengit akan terjadi di Allianz Stadium, saat Juventus harus kembali menjamu salah satu musuh bebuyutan di kontinental Eropa yaitu Real Madrid.

Perseturuan kedua tim ini sebenarnya sudah berlangsung lama sejak era Liga Champions musim 2002/2003 silam. Tak jarang kedua tim elite Spanyol dan raksasa Italia kerap menunjukkan permainan yang sangat epik di lapangan hijau.

Baca Juga:  Prabowo Sedih dengan Sepakbola RI, Netizen Sindir Ketua PSSI yang Dijagokan Gerindra di Pilgub Sumut

Yang paling diingat adalah saat Real Madrid kembali mengubur mimpi Juventus untuk meraih gelar ketiga Liga Champions, musim 2016/2017 lalu Juventus takluk 1-4 oleh Los Blancos. Dan sekarang, kedua tim kembali bertemu di perempat final.

Lantas, apakah Juventus akan menerima nasib yang sama, dihempaskan Madrid?

Fakta berbicara, Madrid boleh menang beruntun dalam dua partai final Liga Champions melawan Juventus pada 1998 dan 2017. Tapi ketika melakoni duel dua leg di fase knock out, malah tim asal Spanyol itu yang selalu merana.

Baca Juga:  Ronaldo: Saya Bikin Gol, Anda Bisa Apa?

Empat pertemuan fase knock out, Juventus selalu mampu menyingkirkan Madrid. Sebuah fenomena unik dan menarik yang sejatinya juga tidak bisa dipahami oleh penggawa tim peraih Scudetto enam musim terakhir itu.

“Mengapa Juventus bisa mengalahkan Madrid di fase knock out, bukan final? Tidak ada penjelasan,” kata Buffon.

“Kami menang ketika laga berjalan 180 menit (dua leg), lalu kalah ketika 90 menit. Mungkin kami harus bermain di final selama 180 menit. Kami tidak bisa memberi penjelasan. Tapi yang jelas kami tahu mengalahkan tim seperti mereka dalam 180 menit,” tegas Buffon, dikutip Football Italia.