Nasional

Amien Rais Sebut Lahan Dikuasai Asing, Ma’ruf Amin: Yang Kasih Tanah Siapa?

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), KH Ma'ruf Amin.
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), KH Ma'ruf Amin.

Jurnalindonesia.co.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), KH Ma’ruf Amin, angkat bicara mengenai tudingan Amien Rais yang menyebut 74 persen lahan di Indonesia telah dikuasai asing.

Meski Ma’ruf tak menampik pernyataan Amien tersebut, namun menurutnya itu terjadi jauh sebelum pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

“Yang kasih tanah itu siapa? Saya tidak tahu. Tapi bukan Pak Jokowi,” ujar Ma’ruf di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Meski demikian Ma’ruf juga tak sepenuhnya mengiyakan pernyataan bahwa lahan itu dikuasai asing seluruhnya.

“Itu dikuasai orang, saya tidak tahu asing atau bukan. Pokoknya konglomerat lah,” ujar Ma’ruf.

Baca: Hanafi Rais: Kritik Pak Amien Suarakan ‘Silent Majority’ yang Rindu Keadilan

Dan Ma’ruf juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini tidak memberikan sedikit pun lahan yang ada untuk asing maupun konglomerat.

Hal itu, kata Amien, dikatakan langsung oleh Presiden Jokowi kepadanya dalam suatu kesempatan.

“Sekarang ini justru beliau sedang berusaha untuk membantu membagi-bagikan tanah kepada orang miskin melalui redistribusi aset,” kata Rais ‘Aam PBNU itu.

Menurutnya, program Presiden Jokowi membagikan sertifikat tanah tersebut mestinya eharusnya didukung.

“Saya kira Presiden harus selalu mau diberi senjatanya, diberi kewenangannya supaya bisa melakukan itu. Bukan malah dikritik. Tapi kewenangannya harus diberikan supaya bisa melakukan deregulasi, penataan ulang,” tandasnya.

Baca juga: Zulkifli Hasan Pemecah Rekor Terbanyak Menerbitkan Izin Perkebunan ke Taipan

Loading...