Ekonomi dan Bisnis

Penumpang TransJakarta Capai 500 Ribu, Anies-Sandi Sujud Syukur

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta jajaran TransJakarta sujud syukur
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta jajaran TransJakarta sujud syukur di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2018). (Foto: Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com)

Jurnalindonesia.co.id – Penumpang TransJakarta mencapai 522.000 per hari. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta jajaran TransJ sujud syukur.

Syukuran pencapaian tersebut dilakukan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2018). Direktur Utama PT TransJakarta (TransJ) Budi Kaliwono hadir dalam syukuran tersebut.

Perayaan syukuran diawali dengan pemotongan tumpeng. Syukuran tersebut, kata Budi Kaliwono, diinisasi oleh Sandiaga yang meminta laporan mengenai penumpang tiap malam.

Alhamdulillah ini tercapai, karena tiap malam Pak Wagub kontak saya. Kapan 500 ribu penumpang bisa tercapai,” katanya.

PT TransJakarta kini menargetkan rekor 1 juta penumpang. Dia bernazar akan cukur gundul jika target tersebut tercapai pada November 2018 mendatang.

“Kalau sampai 1 juta tecapai, semua hadir dibotakin. Kita pernah lakukan saat mencapai 10 juta di tahun 2016,” ucapnya.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta jajaran TransJakarta sujud syukur

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta jajaran TransJakarta sujud syukur di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2018). (Foto: Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com)

Sementara itu, di kesempatan yang sama Anies menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Dia berharap pelayanan TransJ kepada warga dapat terus ditingkatkan.

Baca Juga:  Mobil Berpelat RI Boleh Masuk Busway, Gubernur, Polisi, Duta Besar Dilarang

“Kita harus menunjukkan senyum, apalagi kalau kita interaksi dengan warga banyak. Pasti mengalami hectic, cobaannya tetap ada tapi tetap tersenyum di kala lelah,” ucapnya.

Usai menyampaikan sambutan, Anies dan Sandiaga melakukan syujud sukur. Sandiaga mengatakan sujud syukur merupakan idenya yang disetujui Anies.

“Ini usulan saya, mudah-mudahan semakin berkah,” ujar Sandiaga.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta jajaran TransJakarta sujud syukur

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta jajaran TransJakarta sujud syukur di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2018). (Foto: Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com)

Pencapaian TransJakarta dari waktu ke waktu

TransJakarta telah memasuki tahun ke 14 pada 2018 ini. Sejumlah kemajuan dan perubahan telah banyak dicapai.

Dulunya, Transjakarta masih berbentuk Badan Layanan Umum yang berada di bawah naungan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Baca Juga:  Tommy Soeharto Manfaatkan Tax Amnesty untuk Lancarkan Proyeknya

Transjakarta kemudian berubah menjadi perusahaan sejak 2015 dengan nama PT Transportasi Jakarta. Perusahaan ini 99 persen dimiliki Pemprov DKI dan 1 persen dimiliki BUMD Pemprov DKI, PT Jakpro.

Dengan kata lain, PT Transjakarta 100 persen dimiliki Pemprov DKI. Sebelum 2015, pihak PT Transjakarta mengakui performa perusahaan kurang begitu bagus.

Pada 2015, jumlah penumpang yang dilayani Transjakarta hanya 102 juta. Jumlah rata-rata penumpang per hari adalah 207.000 orang. Dengan pencapaian itu, akhirnya PT Transjakarta menerapkan tagline “Berani Berubah” pada 2016.

Berbagai perubahan dilakukan untuk meningkatkan jumlah penumpang bus Transjakarta. Harapannya, kenaikan jumlah penumpang bus Transjakarta dapat mengurangi kemacetan di Jakarta.

Bus transjakarta

Bus transjakarta melintas di koridor 13 Cileduk – Tendean, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017). (Foto: Kompas.com/Kristianto Purnomo)

Perlahan tapi pasti, pencapaian TransJakarta mengalami kenaikan. Hingga pada Mei 2016 berhasil melampaui pencapaian tahun 2014 dan 2015.

Baca Juga:  Terkait Tanah Abang, Sandiaga: Jangan Menghakimi Kami dengan Wawancara yang Sifatnya Anekdotal

Pada Mei 2016, jumlah penumpang bus Transjakarta mencapai 10 juta orang. Ini merupakan jumlah terbesar selama bus Transjakarta beroperasi. Jumlah penumpang terus meningkat pada bulan-bulan selanjutnya.

Lalu pada Oktober 2016, PT Transjakarta mencapai rekor jumlah penumpang terbanyak yaitu 12,3 juta orang. Joseph mengatakan kenaikan ini bisa terjadi karena ada penambahan armada bus yang signifikan.

Pada 2015, jumlah bus Transjakarta hanya 605, dan jumlahnya meningkat menjadi 1.347 unit pada 2016. Bus baru yang dimiliki PT Transjakarta ada 800 unit. Selain itu, ada 80 rute baru bus Transjakarta pada 2016.

Layanan bus khusus juga semakin meningkat pada 2016. Pada tahun itu, PT Transjakarta mendapatkan tambahan bus wisata tingkat hingga 19 unit yang berasal dari sumbangan swasta. Ada juga inovasi layanan ‘Transjakarta Cares’ yang dibuat untuk warga dengan kebutuhan khusus.

Selain itu, ada juga bus-bus khusus wanita dengan ciri khas berwarna pink dan bus vintage series.