Kriminal

Besok FPI Akan Gelar Demo Soal Karikatur Pria Bersorban di TEMPO

Novel Bamukmin
Novel Bamukmin

Jurnalindonesia.co.id – Massa Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaran Alumni 212 berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor redaksi Majalah TEMPO, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat, Jumat (16/3/2018).

Mereka berdemo lantaran tersinggung dengan gambar karikatur yang ada di Majalah Tempo edisi 26 Februari 2018. Karikatur yang menampakkan percakapan seorang pria bersorban dengan seorang perempuan itu dianggap menyindir dan menghina pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab.

Menurut Humas FPI, Novel Bamukmin, mengatakan demo akan berlangsung usai Salat Jumat di depan kantor Tempo.

Sebelum ke kantor Tempo, massa akan berkumpul terlebih dahulu di Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat. Hanya saja, Novel belum bisa memperkirakan berapa banyak massa yang ikut aksi itu.

Baca Juga:  Divonis 1,5 Tahun Penjara dan Denda Rp50 Juta, Jonru Teriakkan Takbir

Ajakan untuk ikut aksi ini sudah beredar di media sosial dalam bentuk poster.

Poster digital imbauan berdemo di depan kantor TEMPO.

Poster digital yang beredar di medsos berisi ajakan berdemo di depan kantor TEMPO.

Dalam poster itu juga dilampir kartun yang dipersoalkan itu.

Jika dilihat, tidak ada nama Rizieq Shihab tertulis di karikatur tersebut. Juga tidak ada simbol-simbol FPI di situ. Si pria di karikatur itu hanya digambarkan sebagai sosok pria berjubah saja.

Baca Juga:  FPI Minta TNI dan Polri Turun ke Palestina, Bila Tidak Umat yang Akan Turun

Namun, bagi Novel Bamukmin, karikatur itu jelas dialamatkan kepada ulama.

“Tempo jelas dalam karikatur itu, melukiskan kostum ulama bergamis, berimamah serta berserban dan di depannya wanita berpakaian tidak sopan. Gambar itu saja tak bisa diterima, karena haram umat Islam berduaan dengan perempuan bukan mahramnya,” kata Novel.

Karikatur yang ada di Majalah Tempo edisi 26 Februari 2018 yang dianggap menyindir dan menghina Rizieq Shihab.

Karikatur yang ada di Majalah Tempo edisi 26 Februari 2018 yang dianggap menyindir dan menghina Rizieq Shihab.

Tanggapan TEMPO

Menanggapi rencana aksi unjuk rasa tersebut, redaksi Majalah TEMPO, sebagaimana diberitakan SUARA, mengaku akan menerima massa dari ormas FPI seandainya mereka berdemo dengan damai.

Baca Juga:  Polemik Dana Kemah, Pemuda Muhammadiyah Akui LPJ-nya Bermasalah

Pemimpin Redaksi majalah TEMPO, Arif Zulkifli mengatakan, pihaknya pun akan mengajak FPI ke Dewan Pers untuk berdiskusi soal karikatur itu.

“Jika rencana aksi damai itu benar kami akan terima dengan baik. Setiap tamu harus diterima dengan baik, demikian agama mengajarkan pada kita,” kata Azul, sapaan akrab Zulkifli kepada suara.com, Kamis (15/3/2018) sore.