Daerah, Jawa Barat

Kecelakaan Bus Tanjakan Emen, 27 Orang Tewas, Belasan Lainnya Luka-luka

Kecelakaan maut Bus Pariwisata Premium Passion dengan Nopol F 7959 AA di Tanjakan Enem, Kampung Cicenang, Desa/Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018).
Kecelakaan maut Bus Pariwisata Premium Passion dengan Nopol F 7959 AA di Tanjakan Enem, Kampung Cicenang, Desa/Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018). (Foto: Tribunnews)

Jurnalindonesia.co.id – Kecelakaan bus pariwisata yangterjadi di Tanjakan Emen, Subang, Sabtu malam (10/2) menewaskan 27 orang.

Sebanyak 16 orang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang. Sebagian kritis, sisanya mengalami luka berat dan luka ringan.

Humas RSUD Subang, Mamat, mengatakan data sebelumnya menyebutkan 26 orang tewas, dan kini bertambah menjadi 27 orang. Sebagian besar korban adalah perempuan, meski sampai saat ini belum dapat dipastikan jumlahnya.

“Sebanyak 16 pasien masih ditangani di IGD (instalasi gawat darurat) karena penanganan yang sangat kritis,” ujar Mamat seperti disiarkan CNN Indonesia, Sabtu malam (10/2).

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan di Tanjakan Emen, Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2017). (Foto: Tribunnews)

Kecelakaan tersebut terjadi tepatnya di Turunan Cicenang Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kabupaten Subang. Petugas gabungan telah mengevakuasi korban ke RSUD Subang dan beberapa puskesmas terdekat.

Kepala Polres Subang AKBP M. Joni mengatakan, jumlah penumpang bus pariwisata yang mengalami kecelakaan tersebut diperkirakan sebanyak 40 orang.

“Kegiatan awal mengevakuasi korban yang selamat dan korban meninggal, serta mengevakuasi bus yang terbalik,” kata Joni.

Pihak kepolisian sendiri belum bisa menyebutkan penyebab kecelakaan. Tim gabungan terpadu dari Polda Jabar, Korlantas Polri, dan Dishub yang akan menjelaskan penyebab kecelakaan tersebut.

“Dugaan penyebab kecelakaan belum bisa kami pastikan karena itu turunan ke bawah,” kata Joni.

Diketahui, bus Bus premium class tersebut datang dari arah Lembang, Bandung menuju Subang. Bus dengan Nopol F 7959 AA itu dikabarkan merupakan Rombongan Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat Tangerang Selatan.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 17.00 WIB. Sejak sore hingga malam hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kondisi jalan memang cukup menukik sehingga rawan kecelakaan.

Hingga malam hari petugas kepolisian dan Basarnas dibantu masyarakat masih melakukan proses evakuasi terhadap korban. Evakuasi dilakukan secara sederhana dengan lampu penerangan jalan seadanya dan dibantu lampu mobil patroli petugas.

Baca juga: Rumor Mistis di Balik Nama Emen, Lokasi Kecelakaan Bus yang Tewaskan 27 orang