DKI Jakarta, Ekonomi dan Bisnis, Politik

Dukung Becak di DKI, Putra Amien Rais Minta Anies Tidak Ubah Bentuknya

Ahmad Hanafi Rais
Wakil Ketua Umum PAN yang juga putra sulung Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais.

Jurnalindonesia.co.id – Putra sulung dari Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais, mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk kembali melegalkan becak di Ibu Kota.

“Pak Anies melalui program becaknya menunjukkan diri sebagai sosok yang pro dengan kebudayaan lokal. Oleh karena itu, saya usulkan jangan sampai bentuk becak yang khas diubah-ubah,” tutur Hanafi di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (1/2/2018).

Namun Hanafi meminta agar Pemprov DKI tidak mengubah bentuk becak. Sebab, kata dia, becak merupakan angkutan lokal yang memiliki ciri khas daerah tempat becak tersebut beroperasi.

Baca Juga:  Polisi Beri Waktu hingga Lebaran untuk Anies Buka Jalan Jatibaru Raya Tanah Abang

“Jangan sampai nanti bentuk becak diubah atau dicangkok dengan kebudayaan dari luar, karena belum tentu cocok dengan karakteristik warga Jakarta. Biarkan desain dengan konteks lokal tetap menempel di becak,” imbuh pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PAN itu.

Baca juga: Menggunakan Truk, Puluhan Tukang Becak Asal Indramayu Tiba di Jakarta

Hanafi sendiri tumbuh besar di kota Yogyakarta, tempat di mana becak kayuh tradisional masih diizinkan beroperasi oleh pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:  Anies Bantah Ditelepon dan Bantu Ratna Sarumpaet Terkait Mobil Diderek Dishub

Menurut Hanafi, makin ke sini bentuk becak makin berevolusi untuk memudahkan pengemudinya, seperti becak motor. Hanafi Rais mengusulkan, jika ingin memodifikasi moda transportasi roda tiga itu, maka bisa merujuk pada becak listrik seperti yang pernah dimilikinya di Yogyakarta.

“Perubahan menjadi becak listrik perlu dilakukan, karena agar semakin manusiawi bagi pengemudinya dan tetap ramah lingkungan, jangan seperti becak motor. Untuk menunjang itu, bentuk utama dan dasarnya tak perlu diubah, tapi semakin canggih,” kata pria kelahiran Chicago, Amerika Serikat, 10 September 1979 itu.

Baca Juga:  Kali Item Warisan, DPRD: Anies Jangan Cari Kesalahan Gubernur Lalu

Baca juga: Ke Afganistan, Putra Amien Rais: Jokowi Berharap Panen Simpati Umat Islam untuk 2019