Politik

Jokowi Tetap akan ke Afghanistan Meski Ada Serangan Bom di Kabul

Presiden Jokowi saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (5/4/2017). (Foto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Ledakan bom yang terjadi di Kabul tak mengurungkan niat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan kunjungan kerjanya ke Afghanistan.

Sebelumnya, ledakan bom di ambulans di Kabul menewaskan 95 orang dan 158 orang lainnya luka-luka. Kelompok militan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Meski banyak yang meminta untuk menunda kunjungan lantaran insiden maut tersebut, Jokowi bersikeras tetap melakukan kunjungan ke Afganistan sesuai jadwal semula, yakni pada 29 Januari 2018 mendatang bersama Menlu Retno LP Marsudi. Sementara tim pendahulunya saat ini sudah lebih dulu ada di Kabul.

“Masih tetap sesuai rencana. Tim pendahulu sudah berada di Kabul,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin kepada detikcom, Sabtu (27/1/2018).

Afganistan merupakan negara terakhir yang dikunjungi Jokowi dalam kunjungan kerjanya ke 5 negara di minggu ini.

“Presiden berharap kunjungannya ini akan memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bangsa, dan negara Indonesia serta negara-negara yang dikunjungi. Presiden beserta rombongan akan kembali ke Tanah Air pada Selasa, 30 Januari 2018,” ujar Bey.

Diketahui, ledakan bom ambulans yang menewaskan 95 orang dan 158 orang lainnya luka-luka ini terjadi hanya sepekan setelah serangan mematikan di Intercontinental Hotel di Kabul yang menewaskan lebih dari 20 orang.

Sementara itu Sekretaris Kabinet Pramono Anung melontarkan pujian untuk ‘kenekatan’ Jokowi tersebut.

“Presiden @jokowi hari ini ke Cox’s Bazar, tempat pengungsi Rohingnya dan besok tetap akan ke Afghanistan, walau banyak yang menyarankan untuk menunda kunjungannya karena adanya ledakan bom di Kabul. Presiden nggak ada takutnya #Bismillah,” tulis Pramono dalam akun Twitternya, Minggu (28/1/2018).

Saat ini Jokowi tengah melakukan kunjungan ke kamp pengungsian etnis Rohingnya di Cox’s Bazar. Sebelumnya, Jokowi menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Bangladesh Abdul Hamid di Credential Hall, Bangabhan Presidential Palace, Dhaka, Bangladesh.

[otw_shortcode_button href=”https://jurnalpolitik.id/2018/01/28/jokowi-tetap-akan-ke-afghanistan-meski-ada-serangan-bom-di-kabul/” size=”medium” icon_position=”left” shape=”square” target=”_blank”]SUMBER[/otw_shortcode_button]

Loading...