DKI Jakarta, Ekonomi dan Bisnis

Tukang Becak dari Luar DKI Terus Bertambah di Wilayah Jakarta Barat

Tukang Becak Pendatang Terus Bertambah di Wilayah Jakarta Barat
Puluhan becak mangkal di kolong flyover Bandengan Utara, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (25/1/2018). (Foto: Koran SIndo/Yan Yusuf)

Para penarik becak yang berasal dari luar DKI terus berdatangan ke wilayah Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

Sebagaimana dituturkan lurah Pekojan, Tri Prasetyo, becak di wilayahnya dalam dua hari terakhir terus bertambah dari 38 unit sehari sebelumnya menjadi 51 unit pada Jumat (26/1/2018) ini.

Artinya 13 becak baru datang ke wilayah Pekojan hari ini.

Tri mengakui bahwa para tukang becak tersebut adalah pendatang dari Indramayu dan Cirebon. Namun untuk becaknya sendiri, Tri belum dapat memastikan apakah didatangkan juga dari luar Jakarta.

Menurut Tri, bisa jadi itu becak lama, hanya pengemudinya saja yang baru.

Baca: Menggunakan Truk, Puluhan Tukang Becak Asal Indramayu Tiba di Jakarta

Diketahui, puluhan becak dari Indramayu, Jawa Barat, berdatangan ke kawasan Pekojan. Dikabarkan mereka datang dari Indramayu menggunakan truk dan tiba di Jakata pada Rabu (24/1/2018) malam.

Mereka terlihat memenuhi kolong flyover Bandengan Utara, Pekojan, Kamis (25/1/2018).

Petugas Satpol PP bersama Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta kemudian melakukan pendataan dan penempelan stiker pada becak-becak tersebut.

Untuk menciptakan suasana kondusif dan tidak mengganggu arus lalu lintas, pihaknya telah melakukan sosialisasi. Dimana tukang becak tidak boleh beroperasi di Jalan Bandengan Raya, baik di wilayah Selatan maupun Utara.

Sebagai solusi, mereka kemudian dibuatkan rute melintasi jalan lingkungan, di antaranya Jalan Pekojan 1, Jalan Pekojan 2, Jalan Pekojan 3, dan Jalan Pejagalan.

Baca juga: Becak di DKI, Sutiyoso: Kalau Sudah Terlanjur Banyak Akan Sulit Mengatasinya