Wakil Ketua Ombudsman Adrianus Meliala (kedua kanan) berbincang dengan pedagang kaki lima (PKL) saat pemonitoran di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/1). (Foto: Antara/Galih Pradipta

Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala mendatangi Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018) sore. Kunjungannya dalam rangka memantau langsung penataan pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kedatangan Adrianus dan rombongan pun mengundang perhatian pengunjung dan PKL. Sebagian mengira pejabat yang datang saat itu adalah Anies Baswedan.

“Siapa sih yang datang ini?” kata salah seorang ibu berkerudung yang sedang berbelanja baju.

Dia kemudian berjinjit karena pandangannya tertutup kerumunan orang yang mengelilingi Adrianus.

“Oh Pak Anies datang, Pak Anies,” teriak Rusman (34 tahun), seorang pedagang baju.

“Ada Gubernur tuh Gubernur,” ujar PKL yang lain.

Baca juga: Ke Ombudsman PKL Tanah Abang Minta Dibuatkan Toilet

Dalam kunjungannya tersebut, Adrianus satu per satu menyusuri deretan PKL. Sesekali ia berhenti di depan lapak, dan berbincang santai dengan sang penjual.

Dengan lugas Adrianus berujar kepada salah seorang PKL, Fikah berusia 40 tahun, bahwa dirinya tidak setuju dengan penataan PKL Tanah Abang.

“Ini banyak yang dilanggar nih undang-undangnya. Tidak apa-apa ya melanggar peraturan biar untungnya besar?” tanya Adrianus.

Fikah pun menjawab dengan tersenyum,”Jangan disebut melanggar peraturan dong Pak, kan yang penting tertib.”

Adrianus pun terus menyusuri satu persatu deretan pedagang di kawasan itu. Sambil berjalan, ia berbincang dengan Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang AKBP Lukman Cahyo yang mendampinginya selama inspeksi.

Baca juga: Kesal atas Pernyataan Sandiaga, Ombudsman: Sudah Salah Pahami Tugas, Diledek Pula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *