Ekonomi dan Bisnis

Lunasi Janji, Anies Resmikan Proyek Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah di Jaktim

Gubernur DKI, Anies Baswedan, saat peletakan batu pertama pembangunan rumah DP Rp 0.

Salah satu program andalan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, program rumah DP (down payment) nol rupiah, sudah mulai dilaksanakan.

Kamis (18/1/2018) ini Anies melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) hunian yang diberi nama Klapa Village, berlokasi di Jalan H. Naman Kelurahan Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam pidato peresmian, Anies mengatakan bahwa ini sebagai salah satu janji yang sudah dia bisa tunaikan dari 23 janji waktu dia kampanye.

“Salah satu janji yang paling dingat warga mulai kita lunasi hari ini. Dan kami komit, kami tidak ingin 4 tahun lagi muncul kontrak politik yang belum kami laksanakan,” ucap Anies.

Baca Juga:  Luhut ke Zulkifli soal Utang: Kalau Nggak Ngerti Jangan Ngomong

Proyek ini, kata Anies, sebagai sejarah bagi warga Jakarta, karena warga yang berpenghasilan rendah dengan minimal gaji Rp 7 juta sudah memiliki rumah.

“Program ini kita laksanakan untuk warga memiliki rumah ini, rusunami. Agar semua punya rumah. Ini penting untuk membereskan ketimpangan di Jakarta. Skemanya FLPP bisa dilakukan,” ungkapnya.

Gubernur DKI, Anies Baswedan, saat peletakan batu pertama pembangunan rumah DP Rp 0.

FLPP yang dimaksud Anies adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau program KPR bersubsidi yang diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). FLPP ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), berpenghasilan tetap, maupun tak tetap.

Baca Juga:  Pemprov DKI Raih Opini WTP, Anies: Berkah Ramadan

Baca juga: Sandiaga: DP 0 Rupiah untuk Pendapatan Rp 7 Juta-Rp 10 Juta Per Bulan

Dua tower

Untuk proyek pertama hunian DP nol rupiah ini dibangun di tanah seluas 1,4 hektare terdiri dari dua tower. Satu tower yang akan dibangun tahun ini dengan total 703 unit dengan 513 unit tipe 36 dengan harga jual sekitar Rp 320 juta. Pembangunannya memakan waktu sekitar 1,5 tahun.

Baca Juga:  Sandiaga: Teman-teman Saya yang Pengusaha Besar yang Jago Ngemplang

Kemudian tower dua 195 unit dengan tipe 21 dengan harga jual Rp 185 juta.

Pemprov DKI sendiri menganggarkan dana Rp 800 miliar untuk program DP 0. Anggaran tersebut untuk peruntukan pembelian lahan.