DKI Jakarta, Ekonomi dan Bisnis

Ke Ombudsman PKL Tanah Abang Minta Dibuatkan Toilet

Wakil Ketua Ombudsman Adrianus Meliala (kedua kanan) berbincang dengan pedagang kaki lima (PKL) saat pemonitoran di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/1). (Foto: Antara/Galih Pradipta

Komisioner Ombudsman RI, Adrianus Meliala, menyambangi Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018) sore. Kedatangannya untuk memantau langsung kebijakan Pemprov DKI dalam menata pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.

Adrianus besera rombongan, termasuk Kepala Kepolisian Sektor Tanah Abang AKBP Lukman Cahyo, menyusuri deretan PKL. Sesekali ia juga berhenti di depan lapak dan berbincang santai dengan penjual.

Salah seorang pedagang bernama Bram Sasongko meminta ke Adrianus untuk dibuatkan toilet umum di tempat tersebut.

“Pak tolong bikin MCK (Mandi Cuci Kakus) di sini pak,” ujarnya.

Baca Juga:  Kembali Anies Meminta Persoalan Tanah Abang Jangan Dipolitisasi

Menurut Bram, para pedagang kesulitan untuk buang air kecil atau besar karena jarak WC yang terlalu jauh.

“Loh, kan sudah disedakan tempat, dikasih rest area, dan mau dikasih MCK juga? Asyik kalau begitu ya,” jawab Adrianus santai.

Bram mengatakan jarak dari lapaknya ke MCK yang ada di Jalan Jati Baru Raya adalah sekitar 300 meter. Meskipun begitu pria berusia 45 tahun itu berkata bahwa dirinya berharap dapat terus berdagang di Jalan Jati Baru Raya, karena keuntungannya meningkat.

Baca Juga:  PKS DKI Akui Pembangunan Jakarta di Era Anies Baswedan Lambat

Baca juga: Ombudsman Sambangi Tanah Abang, PKL: Pak Anies Datang…

Adrianus pun akhirnya berterima kasih kepada para pedagang karena telah menerima kehadirannya di sana. Ia mengatakan akan menampung keluhan masyarakat agar nantinya menjadi masukan bagi Pemprov DKI.

Usai inspeksi Adrianus kemudian bertemu dengan awak media. Ia mengatakan dalam penataan Tanah Abang ini ada ketentuan administratif yang dilanggar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ada undang-undang tentang ketertiban umum, pedestrian, tentang trotoar yang dilanggar di sini,” ujarnya.

Baca Juga:  Trotoar Kian Semrawut, Anies-Sandi Dinilai Melempem seperti Kerupuk Masuk Angin

Adrianus mengatakan, Ombudsman akan terus melakukan kajian terkait dengan penataan PKL Tanah Abang untuk mencegah terjadinya maladminstrasi.

Baca juga: Kesal atas Pernyataan Sandiaga, Ombudsman: Sudah Salah Pahami Tugas, Diledek Pula