DKI Jakarta, Ekonomi dan Bisnis

Penerimaan Pajak dan Restribusi Lampaui Target, Pemprov DKI Gelar Tasyakuran

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Tasyakuran Pencapaian Target Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Tahun 2017, Selasa (2/1/2018).

Acara ini digelar di Gedung Dinas Teknis Abdul Muis Lantai 2, Jalan Abdul Muis Nomor 66, Gambir, Jakarta Pusat.

Hadir pula dalam acara ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam sambutannya, Anies mengungkapkan rasa syukurnya karena penerimaan pajak dan restribusi bagi Jakarta melampaui target yang dicanangkan.

“Yang perlu disyukuri adalah penerimaan pajak tahun 2017 adalah sebesar 103,54 persen yang berarti melampaui target. Ini merupakan kerja keras dari jajaran yang menggenjot kinerjanya terutama pada akhir November 2017 hingga Desember,” ujar Anies.

Adapun penerimaan pajak dan retribusi pada tahun 2017 sebesar Rp 36,1 triliun, melampaui yang ditargetkan, yakni sebesar Rp 35,6 triliun.

Selain itu, Anies pun menjelaskan, dari segi peningkatan, penerimaan pajak dan retribusi pada tahun 2017 meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya penerimaan pajak dan restribusi daerah selalu meningkat enam persen namun pada tahun 2017 meningkat sebanyak delapan persen.

“Tahun lalu targetnya Rp 35,36 triliun dan tercapai Rp 36,1 triliun, melebihi 3 persen (dari target). Tren naiknya 6 persen selama tiga tahun terakhir, tetapi tahun ini 8 persen kenaikannya. Berarti dari sisi pertumbuhan naik 30 persen,” kata Anies.

Anies memaparkan, dari peningkatan penerimaan pajak dan retribusi tahun ini ada dua bidang yang memberi kontribusi pajak paling banyak.

“Paling banyak dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebanyak 121 persen dari target. Kemudian dari reklame 106 persen,” kata Anies.

Sementara itu Ketua Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov (BPRDP) DKI Edi Sumantri mengatakan, acara tasyukuran itu sengaja digelar mengingat tahun kemarin untuk pertama kalinya Pemprov DKI mendapatkan penerimaan pajak yang memenuhi target setelah bertahun-tahun tak mencapai target.

“Sejak 2013, baru tahun ini (2017) target pajak DKI tercapai,” ujar Edi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Ketua Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov (BPRDP) DKI, Edi Sumantri saat menghadiri acara Tasyakuran Pencapaian Target Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah Tahun 2017, Selasa (2/1/2017). (Foto: Kompas/Sherly Puspita)

Edi mengatakan, sebenarnya setiap tahun terjadi kenaikan pajak Rp 2 triliun. Namun, jika dihitung, kenaikan penerimaan pajak tersebut belum mampu menembus angka penerimaan pajak yang ditargetkan.

“Walaupun kenaikannya ada Rp 2 triliun setiap tahun, peningkatannya hanya 89 persen sampai 95 persen dan alhamdulillah pada 2017 pencapaian target kami dibandingkan dengan 2016 yaitu selisihnya Rp 5,2 triliun atau realisasinya 103 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ucap Edi.

Acara tasyakuran ini diakhiri dengan pemberian santunan kepada 1.300 anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang hadir.

“Kami syukuri, jadi tidak aneh kalau sekarang kami selenggarakan tasyukuran. Insya Allah 2018 bisa lebih tinggi lagi capaiannya,” sebut Anies.

Loading...