Ekonomi dan Bisnis

Banyak Dikritik Soal Utang, Luhut: Kami Bukan Orang Bego

Luhut Binsar Panjaitan.
Luhut Binsar Panjaitan.

“Ada yang ngomong negara kita negara utang, kita enggak boleh menuduh. Kami bukan orang bego dan kami tahu apa rambu-rambu yang kami lakukan.”

Pernyataan tersebut dilontarkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menanggapi tuduhan sebagian pihak yang menyebut Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla suka berutang.

Luhut mengaku emosi jika Indonesia disebut negara utang. Dia pun menegaskan bahwa pemerintah sudah mengerti batasan pinjaman untuk pembangunan infrastruktur.

Baca: Bagaimana Cara Pemerintah Lunasi Hutang yang Saat Ini Mencapai Rp 3.359 T?

Menurut Luhut, utang negara masih dalam batas aman, yakni dikisaran 27-28 persen dari Produk Domestik Bruto. Karena itu Luhut mengaku heran banyak pihak yang menghina pemerintah banyak berutang.

“Ada yang ngomong negara kita negara utang, kita nggak boleh nuduh,” kata Luhut di Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Luhut pun meminta kepada semua pihak yang melontarkan tuduhan tersebut untuk berbicara berdasarkan data.

“Anda harus bicara dengan data, kalau ada data kami kurang kerja bagus, saya pribadi akan terima salah. Tapi jangan bicara berita yang tidak benar,” tegas Mantan Menkopolhukam itu.

Diketahui, dalam waktu tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK mencatatkan penambahan utang sebesar Rp 1.258,67 triliun. Penambahan pinjaman mayoritas untuk membangun infrastruktur.

Baca juga: Seknas Jokowi: Sri Mulyani Memang si Jagoan Utang

Loading...