DKI Jakarta, Nasional

Ada 166 Bangunan di Pinggir Kali Pulo Jati Padang Terancam Kena Gusur

Petugas SDA Jaksel membangun tanggul permanen Kali Pulo di RT 03/06 Jatipadang, Pasar Minggu, Minggu (17/12/2017). (Foto: Poskotanews)

Seringnya banjir yang melanda Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diduga karena adanya penyempitan Kali Pulo oleh bangunan milik penduduk yang menyalahi aturan.

Kelurahan Jatipadang sendiri telah menurunkan tim untuk mendata seluruh bangunan di sekitar wilayah tersebut.

Lurah Jatipadang Novian Wijanarko mengungkapkan, saat ini tidak kurang dari 166 bangunan yang berdiri di badan Kali Pulo.

“Bahkan ada sekitar 30 bangunan yang menutup saluran Kali Pulo,” ujar Novian, Senin (18/12/2017).

“Jarak antara kali dengan bangunan harus lebih dari 10 meter,” imbuh Novian.

Rencananya, bangunan yang posisinya kurang dari 10 meter akan dirobohkan untuk pelebaran sungai.

Rencana pelebaran Kali Pulo ini mengemuka usai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung tanggul Kali Pulo yang jebol beberapa kali.

Banjir 1 M di Dukuh Atas, Anies Sebut Petugas Teledor karena Perintahnya Tak Dilaksanakan

Petugas SDA Jaksel membangun tanggul permanen Kali Pulo di RT 03/06 Jatipadang, Pasar Minggu, Minggu (17/12/2017). (Foto: Tempo)

Saat menelusuri sungai, Anies melihat sendiri adanya penyempitan sungai karena terdesak permukiman penduduk.

Kelurahan Jatipadang telah mendata empat dari tujuh RT yang ada di aliran Kali Pulo di RW6 Jatipadang. Adapun, bangunan yang terindikasi melanggar berada di RT 3, 4, 11 dan 14. Sisanya, di RT 6, 10, 1 dan 13.

Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan Firmansyah mengatakan berdasarkan peta kawasan pemerintahan Jakarta Selatan, peruntukan Kampungan Air di Jatipadang bukan kawasan perumahan. Kawasan tersebut merupakan kawasan hijau yang berfungsi untuk peresapan air.

“Tapi, sejak tahun 1990-an mulai banyak pembangunan di sana,” ucapnya.

Pelebaran Kali menjadi 20 meter sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. Namun penduduk setempat mengusulkan agar pelebaran hanya 5 meter saja.

“Tapi, kalau lima meter kami tidak yakin akan menyelesaikan masalah banjir di sana,” ujar Firmansyah.

Loading...