Nasional

Suara Rizieq Shihab Kembali Bergema, Disambut Pekik Takbir Massa Aksi Bela Palestina

Muhammad Rizieq Shihab
Muhammad Rizieq Shihab

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab, kembali bersuara. Rekaman pidatonya kali ini menggema di Aksi Bela Palestina yang digelar di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/12).

Dari Arab Saudi, Rizieq Shihab turut menyemangati massa yang hadir.

Rizieq mengatakan, aksi yang dilakukan umat Islam Indonesia bukan sekadar membela Palestina, memprotes klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump atas Yerusalem, tapi juga menolak Israel sebagai negara.

Dia mengatakan, Israel merupakan bangsa yang tidak tahu diri. Kehadirannya di tanah Palestina awalnya hanya mencari perlindungan.

Baca Juga:  Guntur Romli Tantang Rizieq Shihab Kibarkan Bendera HTI di Mekkah

“Ingat mulanya Israel datang ke Palestina untuk berlindung dari kejaran Nazi di Eropa. Lalu dijinkan oleh pimpinan Palestina kala itu,” tegas Rizieq yang langsung disambut pekik takbir dari peserta aksi.

Palestina, kata Habib Rizieq, punya kepedulian tinggi mengizinkan Yahudi hidup di tanahnya.

Namun AS dan Inggris beserta sekutunya mempersenjatai Israel, merebut Palestina dengan aneka teror dan pembantaian dan mendirikan negara israel.

“Mereka menjajah Palestina,” tegas Habib Rizieq.

Dengan fakta ini, kata dia, secara historis sebetulnya Israel tidak punya negara.

Baca Juga:  Yudi Latif Mundur dari BPIP, Said Didu: Ikan Koi Tak Bisa Hidup di Air Keruh

“Dan seluruh Palestina adalah milik Palestina, bahkan Alquds dan Al Aqsa adalah milik seluruh umat muslim di dunia. Kita patut bersyukur sejak merdeka tetap setia mendukung dan membela Palestina,” kata Rizieq.

Dia menambahkan, sudah saatnya dunia tegas dan menyatakan membela Palestina. Indonesia sebagai negara muslim terbesar harus tegas mengecam AS untuk mencabut pernyataannya.

“Jika AS menolak maka tiba saatnya ulama beserta seluruh rakyat Indonesia memberi pelajaran berharga dengan memutus hubungan dengan Amerika. Indonesia tidak butuh AS, AS yang butuh Indonesia,” kata Rizieq.

Baca Juga:  Sumur Minyak di Aceh Meledak, 10 Orang Tewas, 4 Rumah Hangus

Baca juga: