Nasional

Anies Batalkan Agenda Makan Siang, FPI dan Bang Japar Marah

Sejumlah ormas mendatangi Balai Kota DKI untuk acara makan siang bareng Gubernur DKI, Selasa (12/12/2017). (Foto: Marlinda/detikcom)

Sejumlah perwakilan organisasi masyarakat (ormas) dan kelembagaan masyarakat kecewa atas penundaan agenda makan siang bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Agenda makan siang tersebut semula dijadwalkan pada pukul 12.00 WIB.

Dilaporkan detikcom, sejumlah ormas, seperti Front Pembela Islam (FPI) serta Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Indonesia, tiba di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (12/12/2017). Begitu tiba, FPI, yang diwakili Kiai Abdul Majid, menuju Masjid Fatahillah untuk melaksanakan salat zuhur.

Salah satu pengawal Kiai Abdul Majid dari ormas Berani Amanah Tawakal Fathonah (BATF), Irfan Fauzi, mengaku FPI mendapat undangan pertemuan dengan Anies.

“Ada undangan dari Pak Gubernur pukul 12.00 WIB. Untuk lengkapnya, tanya ke Pak Ketua,” kata Irfan di Masjid Fatahillah.

Baca Juga:  Merasa Diteror, Rizieq Shihab Keluarkan Pernyataan Ini

Selain FPI, di masjid juga tampak sejumlah orang berpakaian seragam Bang Japar Indonesia. Sejumlah orang dari FPI dan Bang Japar Indonesia yang datang bersamaan tersebut kemudian menuju Balai Agung Balai Kota.

Saat tiba di Balai Agung, sejumlah ormas dan partai juga telah hadir. Di antaranya Muhammadiyah, Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Trikora, Partai Berkarya, sejumlah ormas, dan lainnya.

Perwakilan yang telah datang untuk memenuhi undangan tampak kebingungan. Sebab, acara yang tertera di dalam undangan ternyata tak jadi dilaksanakan.

Acara makan siang ditunda, sejumlah ormas mengaku kecewa.
Salah satu perwakilan dari Partai Berkarya, Hilda, mengaku baru mendapatkan pembatalan acara tersebut setengah jam sebelum acara. Ia mengaku kecewa.

“Ada info pembatalan baru hari ini. Setengah jam sebelumnya. Gendeng mangan sendal. Lek lek wonge teko luar kota piye?” kata Hilda.

Baca Juga:  Sempat Ditahan, Rizieq Dilepas Aparat Keamanan Saudi dengan Jaminan

Tak berselang lama, perwakilan dari Subbid Ormas Kesbangpol DKI, Eliazer H, menemui perwakilan dari sejumlah ormas tersebut. Eliazer menjelaskan secara resmi telah menyampaikan informasi penundaan agenda makan siang tersebut.

“Secara resmi penundaan telah kami sampaikan. Bukan pembatalan, penundaan,” kata Eliazer.

“Ke siapa? Jangan main-main loh Pak. Bapak konfirmasi ke siapa?” timpal salah seorang perwakilan dari FPI, Ridho, dengan nada marah.

Acara makan siang ditunda, sejumlah ormas mengaku kecewa.

Eliazer kemudian menjelaskan telah menyampaikan informasi penundaan tersebut kepada perwakilan ormas-ormas yang sebelumnya menerima undangan.

Sementara itu, untuk undangan yang dikirim, ia mengaku hal itu memang murni kesalahan pihaknya yang tidak menginformasikan karena tidak adanya contact person yang tertera.

“Mohon maaf ini memang kesalahan kami kalau yang dikirim. Mohon maaf,” katanya.

Baca Juga:  Soal Kasus Dugaan Penistaan Pancasila, Rizieq Minta Sukmawati Cabut Laporan dan Minta Maaf
Sejumlah ormas mendatangi Balai Kota DKI untuk acara makan siang bareng Gubernur DKI.

Tak terima dengan penjelasan tersebut, perwakilan dari FPI dan Bang Japar Indonesia kemudian memutuskan meninggalkan Balai Kota. Kiai Abdul Majid tampak yang pertama kali meninggalkan Eliazer, yang tengah menjelaskan permasalahan tersebut, kemudian disusul pengawal dan sejumlah perwakilan Bang Japar Indonesia.

Untuk diketahui, dalam agenda yang dirilis oleh Pemprov DKI hari ini memang tidak dicantumkan agenda makan siang Anies Baswedan bersama ormas dan lembaga masyarakat.

Lihat dalam video berikut: