Ekonomi dan Bisnis

Risma Tawarkan Pekerjaan Layak ke Tukang Becak, Gaji Rp 3,2 Juta

Wali Kota Tri Rismaharini
Wali Kota Tri Rismaharini.

Pemerintah Kota Surabaya menawarkan ke para pengayuh becak untuk beralih profesi yang lebih layak. Sebab, saat ini pengayuh becak hanya memperoleh pendapatan Rp 600.000 per bulan.

“Sekarang becak banyak, mereka tawarin karena pendapatan mereka setiap bulan 600 ribu,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Kamis (5/9/2017).

Risma mengatakan, pekerjaan yang layak bagi pengayuh becak masih tersedia di Surabaya. Pekerjaan yang ditawarkan mulai, penyapu sekolah hingga satpam. Sehingga mereka bisa memperoleh pendapatan yang sesuai upah minimum kota (UMK) Rp 3,2 juta.

Baca Juga:  Raffi Ahmad Sempat Masuk dalam Daftar Pemilik Mobil Mewah Tak Bayar Pajak

“Saya alihkan tukang sapu, satpam sekolah jadi mereka bisa mendapatkan UMK 3,2 juta sehingga saya bisa menaikkan income mereka,” ucap Risma.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya melakukan penertiban di beberapa kawasan yang biasa dipakai untuk mangkal pengayuh becak. Hal itu untuk dilakukan pendataan becak di Surabaya.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahjudrajat menyatakan penertiban terhadap becak sudah dilakukan beberapa wilayah termasuk di kawasan Jembatan Merah.

Baca Juga:  Kenapa Cuma Demi Kalahkan Ahok, Kemajuan di Kota Lain Dikorbankan?

“Sesuai perintah Bu Wali (Wali Kota Surabaya) nantinya pengayuh becak ini akan diganti dan nanti dicarikan solusi untuk diberikan pekerjaan dengan penghasilan yang layak,” kata Irvan di Jalan Dupak, Surabaya, Rabu (9/8/2017).

Baca juga: