DKI Jakarta, Nasional

Viral Video PNS DKI Marah-marah ke Warga: “Mau Lapor Ahok? Saya Tidak Takut!”

Foto: Facebook

Jurnalindonesia.id – Video seorang PNS yang marah-marah terhadap seorang warga menyebar viral di media sosial.

Video yang diunggah oleh akun Facebook Roy pada Selasa (18/4/2017) tersebut memperlihatkan seorang pria berseragam PNS sedang berbicara dengan nada tinggi dan penuh emosi kepada seorang warga.

Dalam keterangan video, Roy menuliskan:

“Ini Perlakuan Pelayan Masyarakat? Berlaku layaknya seperti jagoan?”

“Kronologis: Jam 3 sore saya datang ke kelurahan Kelapa 2 Wetan, untuk bertanya mengenai pembuatan Surat Hak Ahli Waris.”

“Awal bertanya kebagian pelayanan, tapi kami disuruh ke bagian Hak Ahli Waris.”

“Sesampai di kantor bagiannya, Bapak Libertus selaku kepala bagian di sana (mungkin) dia bertanya dengan nada ‘Mau Ngapain Kamu?'”

“Saya jawab, mau tanya untuk pengurusan surat Ahli Waris pak. Lalu dia menjawab lagi, saya mau ketemu sama Abri nih sudah ditunggu, mana nih Ibu Welly.”

“Kemudian masuk Ibu Welly, saya berkonsultasi dengan ibu Welly, dia menjelaskan syarat-syarat yang dibutuhkan Surat Kematian (yang sudah meninggal), KTP dan KK dari Ahli Warisnya dan Surat Nikah (Ibu dan Bapak).”

“Karena gak ada surat nikah, jadi saya bertanya lagi mereka tidak ada surat nikah bagaimana, Bu?”

“Ibu Welly: Oh tunggu ya, Pak, saya tanya dulu sama Pak Libertus.”

pns dki marah marah

Foto: Akun Facebook Roy (https://www.facebook.com/profile.php?id=100008301878599))

“Setelah ditanya Bapak Libertus itu menjelaskan dengan bertanya mau bikin apa?”

“Saya: Mau tanya kalau mau urus surat ahli waris apa saja pak yang dibutuhkan? Karena saya tidak tahu apa-apa Pak dan saya mau tahu apa saja yang dibutuhkan.”

“Akan tetapi beliau menjelaskan malah menjadi emosi dan menjadi marah seperti dalam video ini, dan membawa daerah asalnya dengan berkata ‘Saya Tidak Takut saya asli Flores'”

“Mau Lapor Ahok? Saya tidak Takut. Saksi Hidup ada Mami saya disana yang ikut juga.”

“Begini wajah Kelurahan Kelapa Dua Wetan. Bukan pelayanan tapi makian yang didapat.”

Berdasarkan tautan tertulis perisitwa ini terjadi di Jakarta.

Simak selengkapnya dalam video berikut:

 

Loading...