Nasional

Massa HTI-Banser GP Ansor Terlibat Bentrok di Makassar

Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terlibat bentrok dengan massa Barisan Serba Guna (Banser) Gerakan Pemuda Ansor, di Jl Jenderal Sudirman Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (16/4/2017). (Foto: Tribun Timr/Fahrizal Syam)

Jurnalindonesia.id – Massa dari ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terlibat bentrok dengan massa Barisan Serba Guna (Banser) Gerakan Pemuda Ansor, di Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (16/4/2017).

Bentrokan tersebut terjadi sesaat setelah massa HTI menggelar unjuk rasa dalam bentuk tabligh akbar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Saat massa HTI akan meninggalkan lokasi unjuk rasa menuju arah Selatan, sekitar pukul 10.50 Wita, tiba-tiba sejumlah Banser dengan pakaian lorengnya datang mengadang mereka.

Mereka menghalau massa HTI yang beberapa di antaranya adalah aktivis FPI, salah satunya panglima FPI Abdurrahman.

Alhasil, aktivis HTI melawan dengan mengacungkan bambu bendera dan umbul-umbul panji-panji Islam-nya.

hti dan banser bentrok

Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terlibat bentrok dengan massa Barisan Serba Guna (Banser) Gerakan Pemuda Ansor, di Jl Jenderal Sudirman Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (16/4/2017). (Foto: Tribun Timr/Fahrizal Syam)

Baca juga: Jika Tetap Digelar, 2500 Polisi Siap Bubarkan Acara HTI di Makassar

Bentrokan pun semakin memanas saat rombongan Banser menarik bambu bendera dan umbul-umbul milik HTI.

Aparat kepolisian dari Polda Sulsel yang telah bersiaga di lokasi langsung mencoba membubarkan kedua kelompok yang bertikai tersebut.

Aparat sempat dibuat kewalahan akibat kedua kelompok massa yang saling ngotot.

Setelah komandan-komandan pasukan berteriak lantang menghalau kedua belah pihak dengan menggiring mereka ke arah berlawanan, barulah situasi dapat terkendali.

Usai bentrok, kedua kelompok massa kemudian pulang dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Sebelumya dikabarkan, Polda Sulsel telah melarang ormas HTI menggelar acara tablgh akbar tersebut. Tabligh Akbar bertajuk Masirah Panji Rasulullah Saw 1438 H sedianya akan digelar di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (16/4/2017).

Kabid Humas polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, masalah keamanan menjadi salah satu alasan kenapa izin tak dikeluarkan.

“Kita tak inginkan terjadi konflik hanya karena kegiatan seperti ini. Di daerah lain pun banyak penolakan pada kegiatan sejenis, dan di Makassar pun kami harap jangan sampai terjadi,” ungkap Dicky saat ditemui di Jalan Jenderal Sudirman Makassar.

Selain itu, HTI tak memiliki penanggung jawab kegiatan, hal itulah yang juga menjadi alasan polisi melarang kegiatan tersebut.

Baca juga: Tegas, Polda DIY Tak Izinkan Pawai HTI di Yogya

Meski tak memiliki izin, ribuan massa HTI dari berbagai daerah tetap berdatangan ke lokasi acara, yakni Lapangan Karebosi, pada Minggu pagi.

Polisi yang telah berjaga pun meminta kepada massa HTI untuk pulang.

Tak mempedulikan imbauan polisi, massa HTI kemudian menggelar tabligh di Jalan Jenderal Sudirman.

Baca selanjutnya: Rentetan Penolakan Hizbut Tahrir di Sejumlah Kota di Indonesia

 

Loading...