Nasional

Rizieq Shihab Ancam Kerahkan Massa ke Jakarta Jika Cagub Jagoannya Kalah

rizieq di masjid ampel
Suasanya di masjid agung Sunan Ampel, Surabaya, saat jamaah menunggu kedatangan Rizieq Shihab, Selasa (11/4/2017) malam.

Acara Tablig Akbar di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya, Selasa (11/4) malam yang menghadirkan pimpinan tertinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, tetap digelar meskipun sempat terjadi penolakan sebelumnya. (Baca: Ricuh, Demo Tolak Habib Rizieq di Surabaya Mendapat Perlawanan)

Acara yang bertajuk “Merajut Ukhuwah Menegakkan Syariah dalam Bingkai NKRI” yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB terpaksa diundur hingga pukul 20.15 WIB karena Rizieq berziarah terlebih dahulu ke makam Sunan Ampel.

Baca Juga:  Sri Mulyani, Rela Tinggalkan Jabatan Prestisius dan Gaji Sebanyak Ini di Bank Dunia

Sementara itu, Sekitar 500 personel Kepolisian berjaga-jaga di sekitar lokasi acara.

Dalam ceramahnya, Rizieq Shihab mengungkapkan soal pentingnya persatuan umat Islam, tentang rangkaian demo yang digelarnya di Jakarta terkait Basuki Tjahaja Purnama.

Selain itu, ia juga mengungkapkan soal kriminalisasi ulama dan beberapa kasus yang tengah membelitnya.

Tidak lupa ia juga berceramah soal ajang pemilihan gubernur DKI Jakarta yang sedang berlangsung. Bahkan ia meminta pada para jamaah untuk datang ikut ambil bagian dalam pemilihan suara kepala daerah tanggal 19 April tersebut.

Baca Juga:  Politisi PDIP Laporkan Pemilik Akun Instagram 'Habib Rizieq' dan Facebook 'Satu Channel'

“Anda yang mau datang silahkan datang, bagi yang punya nyali. Yang gak punya nyali, jangan,” kata Rizieq.

“Dan kalau mau datang, tulis wasiat buat keluarga. Bagi yang tidak bisa datang, doakan mereka yang di Jakarta,” imbuhnya.

“Siap rebut Jakarta?! Siap ambil alih Jakarta?!” teriak Rizieq kepada jamaah yang hadir. Para hadirin pun kompak menjawab, “Siap!”

Baca Juga:  Bertemu Ustaz Abdul Somad di Mekkah, Rizieq Shihab: Jangan Biarkan Siapa pun Ganggu Ulama dan Habaib

Simak selengkapnya dalam video berikut:

Note: ada kesalahan tulis bulan dalam video tersebut, seharusnya 11 April 2017.