Ekonomi dan Bisnis

Sri Mulyani ke Mahasiswa: Jaga Integritas Sejak Dini, Jangan Jadi Pecundang

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Dok. Kemenkeu)

Jurnalindonesia.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan agar mahasiswa menjaga integritas sejak dini. Jangan pernah untuk menaruh label harga alias price tag di jidat agar bisa dibeli oleh orang lain.

“Kalau anda taruh price tag di jidat, maka selesai anda,” ungkap Sri Mulyani dalam kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa ITB, Jumat (24/3/2017).

“Jadi mau anda lulusan teknik elektro, teknik mesin bahkan insinyur hebat sekalipun, kalau ada harganya di jidat orang akan menghargai anda dengan harga itu,” jelasnya.

Bagi Sri Mulyani, ini akan terlihat ketika memasuki dunia kerja. Di mana orang yang bisa disuap dengan metode apapun untuk mencapai tujuan tertentu yang tidak seharusnya.

Baca Juga:  Sri Mulyani: Utang 396 T Dibuat Saat Zulkifli Hasan jadi Menteri

“Ya kalau bangun jalan, dikasih uang sekian terus dikurangi materialnya. Anda bisa begitu kalau punya price tag,” tegas Sri Mulyani.

Orang tersebut, kata Sri Mulyani tidak akan memiliki masa depan yang lebih baik dibandingkan orang yang menjaga integritas. Apalagi bila kemudian harus berurusan dengan para penegak hukum.

“Karir anda akan dihargai nantinya segitu saja. Begitulah integritas. Mau anda petugas pajak, sampai engineer. Kalau sudah korupsi ya sama anda berarti kompromikan integritas anda. Memang tugas paling berat adalah membangun trust dan integritas,” ucapnya.

Baca Juga:  Bantah Pernyataan Sandiaga, Dirut PD Dharma Jaya: Saya Tidak Pernah Menangis, Saya Mengundurkan Diri

Baca: Sri Mulyani Dinobatkan Sebagai Menteri Keuangan Terbaik se-Asia

Sri Mulyani juga menyarankan agar mahasiswa tetap berjalan di jalurnya sampai nanti. Indonesia butuh lulusan teknik berkualitas untuk bisa menggenjot pembangunan.

“Tetap saja di jalur yang benar. Enggak usah nanti beralih ke ekonomi. Karena kalian sangat dibutuhkan nantinya,” kata Sri Mulyani.

Negara ini, menurut Sri Mulyani haus akan prestasi. Lewat karya yang dihasilkan, diharapkan mampu menjadi beragam prestasi bagi Indonesia. Syaratnya adalah fokus pada apa yang dijalankan mulai dari sekarang dan selalu menjaga mental pemenang.

Baca Juga:  Faisal Basri Sebut Pemerintah Utang Banyak Bukan untuk Infrastruktur, Tapi untuk Belanja Pegawai

Para mahasiswa yang hadir, Sri Mulyani adalah kelompok milenial yang memiliki kebebasan untuk berimajinasi. Seharusnya bisa mewujudkan mimpi itu.

“Jangan jadi pencundang, jangan jadi pecundang, jangan jadi pecundang,” tandas Sri Mulyani. Demikian dilansir detikcom.

 

DETIK