DKI Jakarta, Nasional

Pasukan Oranye Kembali Temukan Kulit Kabel di Saluran Air Penyebab Banjir

kulit kabel
Kulit-kulit kabel yang ditemukan di selokan Jalan Gatot Soebroto. (Foto: Istimewa)

Jurnalindonesia.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku sudah mengetahui penyebab banjir di sejumlah jalan di DKI yang sebelumnya sudah terbebas dari banjir. Kulit kabel, kata Ahok, lagi-lagi menjadi biang keladinya.

Setelah diselidiki, salah satunya di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, disebabkan oleh adanya kabel listrik. Kabel listrik menghambat saluran air di gorong-gorong.

“Ditemukan lagi sumbatan kabel-kabel listrik. Kulit kabel ketemu lagi di daerah Gatot Subroto,” kata Ahok kepada wartawan di Makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2017).

Kabel-kabel tersebut kembali ditemukan setelah pasukan oranye terjun untuk mengecek lokasi rawan genangan. Setelah dibongkar, puluhan meter kulit kabel ditemukan di gorong-gorong di kawasan Gatot Subroto.

Sebelumnya Ahok memang sengaja mencari tahu penyebab munculnya genangan itu. Penyelidikan itu dilakukan karena Ahok merasa heran atas munculnya genangan di lokasi yang sudah bebas dari banjir.

Baca Juga:  Setelah Jadi Bahan Olokan, Aa Gym Hapus Cuitannya Soal Banjir di Jakarta

“Saya lagi selidiki, misalnya (Jalan) Gatot Subroto nggak pernah tergenang, masak tergenang. ITC Fatmawati, dulu sudah pernah tergenang, gara-gara ada sumbatan ban bekas dan palang lalu lintas dan semen. Kita bongkar, sejak itu ITC nggak pernah lagi tergenang. Kemarin tergenang lagi (ITC Fatmawati). Makanya saya suruh cari sumbatan apa lagi ini,” kata Ahok, Jumat (3/3).

Dari foto yang kami dapat, Sabtu (4/3/2017), terlihat petugas PPSU atau pasukan oranye tengah mengecek saluran-saluran air bawah tanah yang ada di Jalan Gatot Subroto. Terlihat kulit kabel yang cukup panjang dijejerkan di trotoar.

kulit kabel

Kulit-kulit kabel yang ditemukan di selokan Jalan Gatot Subroto. (Foto: Istimewa)

Pada foto itu juga tampak besi-besi aluminium yang melingkar dan ditempatkan dekat dengan kulit kabel. Pada kulit kabel itu ada yang berwarna merah dan hitam, namun keadaannya sudah kotor dan usang.

Foto kedua menunjukkan petugas melakukan pembersihan di saluran air berbeda. Masih di Jalan Gatot Subroto, namun yang berada di persimpangan.

kulit kabel

Kulit-kulit kabel dan sampah yang ditemukan di selokan Jalan Gatot Soebroto. (Foto: Istimewa)

Di foto tersebut sampah kulit kabel ditumpuk dan terlihat sudah memenuhi trotoar. Selain kulit kabel, pada tumpukan sampah terlihat pula material seperti kawat-kawat, yang jumlahnya cukup banyak.

Baca Juga:  Mengenal Wulan, Si Cantik Korban Banjir Pasuruan yang Hebohkan Netizen

Tak hanya pasukan oranye yang bekerja untuk mengecek saluran. Pasukan biru juga menemukan sampah kulit kabel di lokasi berbeda.

kulit kabel

Kulit-kulit kabel dan sampah yang ditemukan di selokan Jalan Gatot Soebroto (Foto: Isitimewa)

Gulungan kulit kabel oleh para petugas Dinas Tata Air tersebut pun ditempatkan di pinggir trotoar. Mereka masih terus melakukan pembersihan.

Pada foto keempat terlihat petugas mengangkat sampah kulit kabel, termasuk kawat-kawat yang ditemukan. Namun belum bisa dipastikan berapa banyak sampah kulit kabel yang mereka dapat hari ini dari dalam selokan atau gorong-gorong.

kulit kabel

Kulit-kulit kabel dan sampah yang ditemukan di selokan Jalan Gatot Soebroto (Foto: Isitimewa)

Sampah kulit kabel ini pada awal 2016 lalu juga menjadi penyebab banjir di wilayah protokol Ibu Kota. Saat itu Ahok curiga ada kesengajaan pihak-pihak tertentu untuk menghambat aliran air di got sehingga memicu banjir.

Baca Juga:  Anies: Kirain Jakarta Sudah Bebas Banjir

Banjir sempat merendam kompleks kantor pemerintahan di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Setidaknya ada 26 truk lebih sampah kabel yang ditemukan petugas Pemprov DKI saat itu.

Tumpukan kabel yang ditemukan di saluran air di Benhil pada awal 2016. (Foto: Bisma Alief/detikcom)

Tumpukan kabel yang ditemukan di saluran air di Benhil pada awal 2016. (Foto: Bisma Alief/detikcom)

Di wilayah Bendungan Hilir (Benhil) saja ada lebih dari 10 ton lebih total sampah kulit kabel yang ditemukan.

Ahok sendiri sempat menduga ada pihak yang ingin menjegalnya melalui kulit kabel itu. Selain kulit kabel, ditemukan material lain yang menyumbat saluran.

Saat itu ada temuan di saluran air Jalan MH Thamrin berupa ember, kayu, hingga delapan karung tanah. Bahkan ada perahu kano yang pernah ditemukan di dalam got.