Nasional

Banjir Kembali Terjang Garut, Dua Desa dan 8 Hektar Area Pertanian Terendam

Banjir di Garut, 26 Februari 2017 malam (Foto: Hakim Ghani/detikcom)

Banjir kembali menerjang wilayah Garut, Jawa Barat. Puluhan rumah di Kecamatan Sukaresmi terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak tiga hari terakhir.

Banjir datang pada Minggu (26/02/2017) malam. Banjir disebabakan karena Sungai Cikeruh meluap. Sekitar delapan hektar areal pertanian di wilayah Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat rusak dan 60 unit rumah di Desa Sukamulya dan Desa Sukalilah yang terendam.

Baca juga: Cuit Tentang Banjir, Aa Gym Malah Jadi Bulan-bulanan Netizen

Dari 60 unit rumah tersebut, dilaporkan sebanyak dua rumah mengalami rusak parah akibat terjangan banjir. Di sejumlah titik, ketinggian air bahkan mencapai satu meter.

“Banjir ini akibat luapan Sungai Cikeruh, ketinggian air di sejumlah titik bahkan ada yang sampai satu meter. Karena penerangan terbatas, kami belum bisa mengontrol lagi berapa jumlah rumah yang terendam, namun dari data kami hingga saat ini jumlah rumah yang terendam ada 60 unit, 2 diantaranya rusak parah,” ungkap Camat Sukaresmi, Ahmad Ridwan.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun sebagian warga yang rumahnya masih terendam banjir terpaksa harus mengungsi ke rumah sanak saudara mereka.

Hingga Minggu(26/02/2017) malam,warga dibantu petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Garut, masih terus melakukan upaya pembersihan lumpur dan air yang masih menggenang rumah warga.

 

Loading...