Kriminal

Yusril Siap Jadi Saksi Ahli Rizieq Shihab

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra

Jurnalindonesia.id – Yusril Ihza Mahendra mengaku siap jika Rizieq Shihab memintanya untuk menjadi saksi ahli dalam kasus dugaan penodaan Pancasila. Yusril mengatakan dirinya mempunyai pengetahuan yang cukup kuat terkait sejarah ketatanegaraan dan Pancasila.

Yusril menilai, seharusnya kasus ini tidak bisa dipidanakan.

“Habib itu menulis tesis master di Universitas Kebangsaan Malaysia, dia menulis tentang Pancasila. Jadi dia punya pendapat kesimpulan di situ. Itu nggak bisa dipidanakan ya kalau orang nulis tesis keberatan ya tulis tesis juga untuk membantah kan dalilnya itu, bukan terus mau dipidanakan. Apalagi kalau dia menulis tesis di Malaysia kemudian ditulis dalam bahasa Melayu dipertahankan di Malaysia, lopus deliktinya ada di mana, ini masalah juga,” ucap pakar Hukum Tata Negara itu dalam acara ‘Sahabat Dahlan’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2017) malam.

Baca Juga:  Rizieq Shihab Bersama Jubir HTI dan Ketua Alumni 212 Sambut Tahun Baru 2018

Yusril berharap keterangannya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak kepolisian.

“Jadi saya pikir kalau saya sudah memberikan keterangan mudah-mudahan menjadi bahan bagi polisi untuk gelar perkara kasus ini,” katanya.

“Siapa tahu dengan keterangan saya nanti, kasus yang menimpa Habib Rizieq ini dapat dihentikan dan diterbitkan SP3,” imbuhnya.

Baca juga: Diminta Rizieq jadi Saksi Ahli, Prof Mahfud MD Ogah

Baca Juga:  Foto Rizieq Lenyap dari IG, Putri Amien Rais: Dipesan oleh yang Berkuasa

Terkait alasannya menerima permintaan Rizieq jadi saksi ahli, Yusril mengaku bahwa sejarah perumusan Pancasila adalah bidang keilmuannya.

Ditambah, katanya, ia pernah mengajar mata kuliah sejarah ketatanegaraan RI di Fakultas Hukum UI dan Pascasarjana UI.

“Dulu saya kuliah mengajar mata kuliah sejarah ketatanegaraan, pahamilah masalah ini. Maka dari itu saya bisa menjernihkan persoalan terkait masalah kebebasan mimbar akademik,” kata Yusril.

Mengenai sosok Rizieq sendiri, Yusril mengaku kerap menjalin komunikasi dengan Rizieq Shihab. Dan ia menilai Rizieq adalah sosok yang tidak mempunyai pemikiran menyimpang mengenai Pancasila.

Baca Juga:  Bom di Gereja Surabaya, Korban Tewas Bertambah Jadi 9 Orang, 40 Orang Terluka

“Kalau memang tidak cukup bukti kan kasusnya bisa dihentikan. Menurut saya si Habib Rizieq tuh nggak punya (pemikiran menyimpang), saya sering ngomong dengan beliau itu menurut saya sih lurus-lurus saja pikirannya,” katanya.