Ekonomi dan Bisnis

Ketua Timses Anies-Sandi: DP Rumah Itu Tetap Ada, Bukan 0 Persen

Mardani Ali Sera dan Sandiaga Uno
Mardani Ali Sera (Kanan) dan Sandiaga Uno

Jurnalindonesia.id – Ketua Tim Pemenangan pasangan Anies Basedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, angkat bicara terkait program pembelian rumah DP (Down Payment) nol rupiah bagi warga Jakarta .

Sebelumnya program uang muka nol persen tersebut juga mendapat tanggapan dari Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, yang mengatakan intinya program tersebut tidak bisa dilaksanakan karena melanggar aturan Bank Indonesia (BI).

Mardani Ali mencoba meluruskan soal program uang muka nol rupiah tersebut.

“Yang terjadi adalah DP ditanggung oleh pemerintah daerah. Nah dengan cara mekanisme substitusi. Nah nanti detailnya akan dijelaskan,” ujar Mardani ketika ditemui di Cikini, Jakarta, Sabtu 18 Februari 2017.

Baca Juga:  Anis Akan Resmikan Pembangunan Rumah DP 0 Rupiah di Cilincing

Meskipun DP ditanggung oleh Bank DKI yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI, namun Mardani juga tidak menutup kemungkinan keterlibatan swasta.

“Tentu ada Bank DKI, ada swasta juga. Swasta ketika lihat ada keuntungan pasti datang,” kata Mardani.

Dalam penjelasannya, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, tidak ada pelanggaran dalam program tersebut.

“Karena itu tugasnya Pemda melaksanakan konstitusi. Penduduk DKI yang punya rumah berapa gitu. Sementara kebanyakan rumah itu dijadikan investasi. Tapi yang enggak punya rumah, enggak dapat rumah,” kata Mardani.

Baca Juga:  "Tax Amnesty" Resmi Ditutup, Total Pelaporan Harta Tembus Rp 4.855 Triliun

Baca: Anies Klaim Tidak Pernah Janjikan Program DP Nol Persen

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan bahwa dalam salah satu beleid aturan Loan to Value, uang muka rumah ditetapkan minimal 15 persen. Di bawah angka itu disebut menyalahi aturan.

Agus menilai program itu sebaiknya ditinjau ulang. Sebab bisa menimbulkan implikasi yang tidak diinginkan oleh semua pihak. Bahkan, dengan cara DP yang rendah tersebut telah menyebabkan krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat.

Baca Juga:  Syarat Rumah DP 0 Rupiah: Tidak Boleh Diperjualbelikan

“Tentu harus ada minimum untuk penyaluran kredit mortgage. Kalau nol persen, tentu itu menyalahi,” kata Agus. (Baca selengkapnya: Bank Indonesia: DP Rumah Nol Persen Melanggar Aturan)