Nasional

Duh…Kubu Ahok Dituding Gunakan Sihir untuk Pengaruhi Jalannya Sidang

Ketua Forum Anti Penista Agama (FAPA), Syamsu Hilal

Jurnalindonesia.id – Ketua Forum Anti Penista Agama (FAPA), Syamsu Hilal, mencurigai kubu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat (Djarot) menggunakan ilmu sihir untuk memengaruhi jalannya persidangan.

Menurut Syamsu, ada tiga orang yang menyerang jaksa penuntut umum (JPU) dengan ilmu sihir: satu orang yang selalu duduk di belakang saksi dan dua lagi adalah kakek-kakek dan nenek-nenek.

Pengaruh ilmu sihir itu, kata Syamsu, tampak dalam beberapa kali sidang Ahok, para jaksa selalu mengantuk.

Baca Juga:  Dimintai Tanggapan Soal Kasus-kasus yang Membelitnya, Rizieq Bilang Begini

Oleh karena itu, saat sidang kedelapan pada Selasa (31/1) lalu, pihaknya menghadirkan seorang ahli rukiah bernama Ustaz Sahal untuk menangkal serangan tersebut.

Dikatakan Syamsu, kehadiran Ustaz Sahal terbukti menyebabkan perubahan. Para jaksa tidak terlalu mengantuk.

Sementara itu, Sekretaris Tim Pemenanangan Ahok-Djaort, Ace Hasan Syadzily, menanggapi tudingan tersebut dengan tawa.

“Hahaha…waduh apalagi tuduhan itu? Kami tidak pernah menggunakan cara-cara seperti itu (ilmu sihir). Kan tidak boleh menurut agama,” kata Ace dilansir JPNN.com, Kamis (2/2).

Baca Juga:  Di Hadapan Penyidik Bareskrim, Rizieq Tafsirkan Al-Maidah 51 Selama 7,5 Jam

Menurut Ace, tudingan tersebut tidak rasional. Alasannya, pihak Ahok dalam persidangan mengedepankan fakta dan bukti hukum.

“Tidak rasional sama sekali,” ucap Ace.

Terpisah, Wakil Ketua Tim Pemanangan Ahok-Djarot, Wibi Andrino memastikan bahwa pihaknya tidak menggunakan ilmu sihir dalam persidangan.

“Enggak ada gitu-gituan (ilmu sihir). Kami mengedepankan fakta-fakta dan pembuktian yang diatur dalam hukum,” ungkap Wibi.

Baca Juga:  Infrastruktur Sosial dan PT SMI selaku Lembaga Pembiayaan Infrastruktur Indonesia