Nasional

Aliansi Umat Islam Batam Gelar Unjuk Rasa Tolak Habib Rizieq

Aksi penolakan Habib Rizieq di Batam
Aksi penolakan Habib Rizieq di Batam

Jurnalindonesia.id – Aliansi Umat Islam Kota Batam menggelar aksi unjuk di depan gedung DPRD Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/1) siang. Aksi tersebut massa menyuarakan tentang bahaya gerakan yang dianggap laten dan akan menggilas keberagaman dan berpotensi memecah belah bangsa ini.

“Kami Aliansi umat islam kota Batam menolak Rizieq Syihab sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia, karena dia tidak layak dari sisi keilmuan agama dan track record serta akhlaqul karimah-nya,” kata Ashari selaku koordinator aksi dalam keterangan tertulisnya kepada GATRAnews.

Azhari menilai Rizieq Shihab merupakan pimpinan gerakan politik dari kelompok yang berpaham radikal dan intoleran serta mempunyai tujuan menggantikan ideologi pancasila dengan Ideologi lain.

Sehubungan dengan beredarnya wacana pengangkatan Rizieq sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia di Batam, Ashari melihatnya sebagai upaya klaim sebagai representasi dari keinginan umat Islam di Indonesia.

“Mereka atau kelompok tertentu tidak sama sekali mengindahkan keberadaan ormas Islam terbesar di Indonesia, MUI, NU dan Muhammadiyah,” ujar Ashari.

Aksi penolakan Habib Rizieq di Batam

Aksi penolakan Habib Rizieq di Batam

Dalam aksi tersebut Aliansi Umat Islam Kota Batam juga menuntut agar Pemerintah segera membubarkan organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 serta menolak semua bentuk klaim pengukuhan Iman Besar Umat Islam Indonesia yang disematkan pada Rizieq Shihab di Kota Batam dan Kepulauan Riau.

Aksi yang berlangsung damai tersebut disambut baik Nuryanto SH selaku Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto menyatakan akan meneruskan pernyataan sikap peserta aksi kepada pemerintah pusat.

Massa Aksi membubarkan diri sekitar pukul 12 waktu setempat dan melanjutkan dengan sholat berjamaah di Mesjid Raya Batam.

 

Loading...