Kriminal

Tak Penuhi Panggilan Polisi, Ahmad Dhani: Asam Urat Saya Kambuh

Artis Ahmad Dhani di kantor Dirjen Pajak, Jakarta, Rabu (9112016)
Artis Ahmad Dhani di kantor Dirjen Pajak, Jakarta, Rabu (9112016)

Jurnalindonesia.id – Musikus yang sekaligus calon wakil bupati Bekasi, Ahmad Dhani, absen dalam pemeriksaan yang dijadwalkan jumat (16/12) lalu. Pemanggilan Dhani oleh kepolisian Daerah Metro Jaya sebagai saksi untuk tersangka dugaan makar Sri Bintang Pamungkas.

“Saya asam urat. Penyakit saya emang banyak,” kata Dhani di restoran Al-Jazeerah, Menteng, Jakarta, Selasa, 20 Desember 2016.

Baca Juga:  5 Fakta OTT KPK di PN Jaksel, Hakim Jadi Tersangka hingga Kode "Ngopi"

Dhani pun menampik bahwa sakitnya akibat stres menghadapi kasus yang kini menjeratnya. “Enggak. Ini penyakit kambuh-kambuhan,” tuturnya.

Dhani menegaskan, untuk pemanggilan berikutnya dia tidak akan mangkir kembali.

Dhani mengaku tidak mengenal dengan Sri Bintang. Ia pun mempertanyakan pemeriksaannya. “Saya masih bingung. Diperiksa sebagai saksi Sri Bintang Pamungkas. Tapi, saya gak kenal,” ucapnya. Ia baru pertama kali bertemu dengan Sri Bintang saat ditahan di Mako Brimob, Depok.

Baca Juga:  Kata Anang Soal Pencalonan Ahmad Dhani di Pilkada Bekasi: Ini Tidak Mudah

Dhani dan Sri Bintang ditangkap bersama dengan sembilan orang lainnya pada Jumat pagi, 2 Desember 2016, sebelum aksi super damai Bela Islam III berlangsung. Sri Bintang dijerat Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 tentang upaya makar. Adapun Dhani dijerat Pasal 207 KUHP mengenai penghinaan terhadap penguasa.