Nasional

Saya Tidak Terkesan dengan Aksi 411, 212, maupun 412, Karena..

Oleh: Noor Rahmani*

Saya kok tidak terkesan dengan Aksi 411, 212 maupun 412. Membanggakan aksi-aksi ini bagi saya adalah delusi. Di bibir mengatakan bangga karena semua berlangsung damai, padahal faktanya, rakyat jelas sudah terpecah.

Masing-masing bangga dengan jumlah peserta Aksi. Padahal, apa arti jumlah? Yahudi yang minoritas menguasai dunia, Cina yang minoritas menguasai Indonesia.

Baca Juga:  Demo Go-Jek: Baku Hantam Terjadi, Ada yang Pingsan Malah Ditimpuki

Otak lebih berkuasa daripada okol walau jumlahnya banyak sekali.

Damai? Damai itu tinggal di rumah masing2 bersama keluarga, atau bekerja mencari nafkah. Tidak perlu Aksi-aksi dengan dalih macam-macam.

Stop Aksi-aksi, gunakan biayanya untuk meningkatkan pendidikan dan mengurangi kemiskinan.

——–

Noor Rahmani: 

Nama lengkap Dr. Noor Siti Rahmani, M.Sc. Pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga:  Cerita Rocky Gerung Diseruduk Babi Hutan, Terobati Berkat AKBP Abdulrahman