Nasional

Beredar Undangan dari DPRD DKI untuk Para Pemilik Hiburan Malam di Jakarta

Jurnalindonesia.id – Baru-baru ini beredar di media sosial surat undangan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kepada para pemilik tempat hiburan malam ibu kota. Pertemuan itu resmi dilakukan oleh Komisi B DPRD DKI dengan para pengusaha pada 9 November kemarin.

Dalam lembaran surat ber-kop resmi DPRD DKI Jakarta tersebut tertulis, pertemuan digelar pada 8 November. Surat ditandatangani langsung oleh Prasetio yang saat ini menjadi ketua tim pemenangan pasangan Ahok- Djarot di Pilgub DKI 2017.

Dalam surat itu ditulis, undangan dibuat dalam rangka pembinaan terhadap pengusaha hiburan malam DKI Jakarta. Pertemuan dilakukan di ruang rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta lantai II.

undangan dprd dki buat pengusaha hiburan malam (Foto: istimewa)

undangan dprd dki buat pengusaha hiburan malam (Foto: istimewa)

Tertulis juga dalam surat tersebut ada sedikitnya ada 22 pengelola tempat hiburan malam yang diundang.

Undangan dprd dki buat pengusaha hiburan malam

Undangan dprd dki buat pengusaha hiburan malam (Foto: istimewa)

Berikut daftar bos pengusaha hiburan malam yang diundang DPRD DKI, seperti tercantum dalam surat undangan:

Baca Juga:  Di Komisi III DPR, Rizieq Curhat Ada "Gerakan Siluman" yang Ingin Mengkriminalisasi Dirinya

1. Direktur Golden Crown
2. Direktur Suncity
3. Direktur Alexis
4. Direktur Sense in. ex club
5. Direktur Gran Paragon
6. Direktur Ilgal’s
7. Direktur Exotic
8. Direktur Pujasera
9. Direktur 1001 (Coloseum)
10. Direktur Diamond ex club
11. Direktur Malioboro
12. Direktur Dragonfly
13. Direktur X2
14. Direktur Exodus
15. Direktur Emperics
16. Direktur Level V
17. Direktur Sumo
18. Direktur Club 35
19. Direktur Zen
20. Direktur V2
21. Direktur Emporium
22. Direktur New Town

Undangan dprd dki buat pengusaha hiburan malam

Undangan dprd dki buat pengusaha hiburan malam (Foto: istimewa)

Klarifikasi

Sementara itu Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Sereida Tambunan menegaskan, pemanggilan beberapa pengusaha pemilik tempat hiburan malam di DKI oleh Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi — yang merupakan Timses pasangan Ahok-Djaort — tidak ada kaitannya sama sekali dengan Pilkada DKI 2017 mendatang.

Anggota Komisi B DPRD DKI Sereneida Tambunan

Anggota Komisi B DPRD DKI Sereneida Tambunan

Menurut Sereida, pemanggilan tersebut adalah agenda resmi dan dihadiri oleh anggota Komisi B dari berbagai partai politik. Karena itu ia membantah jika dikaitkan dengan posisi Pras, sapaan akrab Prasetio, sebagai ketua tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot.

Baca Juga:  Prabowo Sebut Jakarta Tenggelam 2025, Ketua DPRD: Itu Gunanya Reklamasi

“Itu agenda resmi Komisi B, bukan tim pemenangan. Masak tim pemenangan ketemunya di Komisi B. Jadi beberapa partai hadir di situ, kawan-kawan Komisi B. Tidak ada hubungan dengan Pilkada. Orang mah sekarang dikait-kaitkan. Kita gak ketemu aja dikaitkan kok,” kata Sereida dikutip Netralnews.com, Kamis (10/11/2016).

Politisi PDI-P ini menjelaskan, pemanggilan tersebut juga terkait dengan penutupan tempat hiburan malam Mille’s, Mangga Besar, Jakarta Barat, pada Oktober lalu.

Baca Juga:  Arifin Ilham: Lihat, Baru Satu Ayat 'Disentil' Bergerak Semua Umat Islam

“Itu usulan kan ada, jadi kemarin ada kasus mengenai narkoba, sehingga tempat hiburan malam itu ditutup, dan mereka sendiri gak tau, orangnya datang dari luar sudah make (narkoba),” ungkapnya.

“Jadi bagaimana melihat Perda yang sudah dibuat dan diminta masukan-masukan. Kemudian ada usulan mereka, kalau bisa direvisi. Selain itu juga tentang pajak dan sebagainya,” paparnya.

Sementara dari Prasetio sendiri hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut. Begitu juga dari pimpinan Komisi B DPRD DKI.