Politik

Ditanya Soal Aktor Politik Demo 4 November, Jokowi: Nanti Kita Lihat

jokowi
Presiden Joko Widodo saat memberikan pernyataan terkait demo 4 November 2016 di Istana Merdeka, Sabtu (5/11/2016).

Jurnalindonesia.id – Dalam konferensi pers terkait aksi unjuk rasa 4 November 2016, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyebut ada aktor politik yang menunggangi demo tersebut hingga akhirnya berakhir ricuh pada malam harinya.

Konferensi pers digelar usai rapat koordinasi dengan Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Pernyataan Jokowi yang mengandung teka-teki itu kemudian membuat gerah sejumlah tokoh politik. Berbagai pihak pun mulai berspekulasi.

Hingga saat ini, Jokowi sendiri belum menyebut siapa aktor politik yang dimaksud. Ditemui usai memberikan pengarahan kepada 2.185 prajurit TNI di Mabes TNI AD, Jakarta, Jokowi masih belum mau mengungkap soal aktor tersebut.

“Kita tahu semuanya negara kita 17 ribu pulau. Suku berbeda-beda, ras berbeda-beda, agama juga tidak hanya satu dua, berbeda-beda. Kalau hal itu tidak kita tegaskan secara berulang-ulang, kita menjadi lupa, tidak ingat. Saya hanya ingin mengingatkan saja, apalagi TNI apalagi Polri yang saya pandang sebagai perekat yang bisa mempersatukan. Itu saja,” jawab Jokowi, Senin (7/11).

Ketika dipertegas lagi terkait siapa aktor politik yang ada di balik aksi unjuk rasa 4 November 2016, Jokowi menjawab santai.

“Nanti kita lihat, nanti kita lihat,” ucapnya.