Kriminal

Beredar Video Detik-detik Jelang Kericuhan Demo 4 November

Kericuhan pada demo 4 November
Kericuhan pada demo 4 November

Jurnalindonesia.id – Aksi demonstrasi 4 November menuntut penuntasan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berakhir ricuh. Tiga mobil milik aparat dibakar, 13 orang dijadikan tersangka, 79 polisi dan sejumlah pendemo terluka.

Tidak jelas siapa yang memulai kericuhan tersebut. Baik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan kepolisian membantah jadi pihak yang memantik kerusuhan tersebut.

Abu Umar Al Fatih, Senin (7/11), menyebarkan video detik-detik jelang kericuhan. Video berdurasi 19 menit 24 detik tersebut memperlihatkan para pendemo yang berasal dari kalangan mahasiswa mulai menyerbu aparat yang berjaga.

Suasana panas dimulai sejak pukul 18.16 WIB. Saat itu, Front Pembela Islam (FPI) mencoba bernegosiasi dengan kelompok pendemo beratribut HMI agar menahan diri.

Pukul 18.43 WIB, massa beratribut HMI mulai panas dengan menyanyikan yel-yel dan berteriak ‘revolusi’, kondisi itu membuat FPI membentuk barikade di depan kepolisian guna mencegah penyerangan ke polisi. Di saat bersamaan, polisi menyetel suara pengajian untuk menenangkan massa.

Melihat suasana tidak kondusif, FPI menarik diri. Saat itulah massa beratribut HMI mulai menendangi tameng polisi, melempari batu dan botol minuman. Tak hanya itu, mereka juga menghujani polisi dengan kayu dan batang bambu.

Pukul 19.07 WIB, kericuhan sempat berhenti selama 20 menit sembari mendengarkan suara azan Magrib. Tak lama, lemparan botol minuman dan batu kembali diarahkan ke polisi. Keamanan dari FPI tetap berusaha memisahkan antara anggotanya dengan massa HMI.

Polisi mulai bereaksi, tembakan gas air mata ditembakkan. Massa kocar-kacir, sementara para ulama meminta agar peserta aksi tetap tenang dan mundur perlahan.

Sejak diunggah pada Sabtu (5/11) lalu, video ini dilihat 77.917 kali dan mendapat respons dari 23 ribu pengguna Facebook. Sebanyak 5.893 pengguna telah membagikan video ini. (Merdeka)

Berikut videonya: