Mancanegara

Heboh! Beredar Video Pesta Putri Thailand Topless dan Kenakan Mikro Bikini

Putri Srirasmi
Putri Srirasmi

Jurnalindonesia.id, mancanegara – Masyarakat Thailand benar-benar dikejutkan oleh sebuah rekaman video ponsel berdurasi 2 menit di mana Sang Putera Mahkota Maha Vajiralongkorn tampak sedang berpesta di pinggir kolam bersama istrinya, Putri Srirasmi.

Yang mengejutkan publik adalah, sang Putri Srirasmi tampil dengan telanjang dada alias topless, semantara di bawah, dia hanya mengenakan g-string super mini. Selain itu, Srirasmi juga tampak berpose merangkak seperti anjing.

Pesta tersebut digelar untuk anjing pudel mereka yang bernama Foo Foo.

Padahal di lokasi pesta tidak hanya mereka berdua. Tampak pelayan membungkuk-bungkus saat menghidangkan makanan.

Video itu jadi viral ke seluruh dunia. Pemerintah Thailand langsung memblokir situs Daily Mail yang pertama kali memuat video tersebut tahun 2014.

Orang-orang membandingkan vulgarnya Putri Srirasmi dengan sosok Ratu Sirikit. Amboi, jauh benar! Sang Ratu selalu tampil anggun. Waktunya dihabiskan untuk mengurusi program-program sosial dan kemanusiaan. Dia blusukan bersama raja menyapa wong cilik. Wajar rakyat Thailand mencintai Ratu Sirikit setulus hati.

Apa kata dunia jika nanti penggantinya tampil nyaris bugil dan berpesta mewah demi seekor anjing pudel?

Hampir sama dengan membandingkan sosok putra mahkota Maha Vajiralongkorn dengan Raja Bhumibol Adulyadej yang sederhana dan jadi panutan.

Srirasmi Suwadee dinikahi tahun 2001 oleh putera mahkota Thailand Vajiralongkorn. Wanita dari keluarga sederhana ini pun langsung mendapatkan gelar Yang Mulia Tuan Putri Sriraswi dari Kerajaan Thailand. Keluarganya pun mendapatkan gelar terhormat. Srirasmi disiapkan sebagai calon ratu Thailand di masa depan.

Saat berusia 22 tahun, Srirasmi bekerja sebagai dayang pribadi Vajiralongkorn. Rupanya sang pangeran kemudian tertarik padanya. Ada yang menyebut sebelumnya Srirasmi pernah bekerja menjadi pramusaji.

Dua pernikahan Vajiralongkorn sebelumnya berakhir dengan perceraian. Saat menikahi Srirasmi, Vajiralongkorn berusia 50 tahun, sementara sang wanita 20 tahun lebih muda.

“Usia saya sudah 50 tahun, saya ingin mempunyai keluarga yang lengkap sekarang,” kata pangeran.

Semua berharap Vajiralongkorn akan benar-benar berubah setelah menikah. Tak lagi doyan pesta dan gonta-ganti wanita. Maklum, sang ratu sendiri menyebut putranya sebagai Don Juan.

Namun harapan tinggal harapan. Video yang beredar tersebut membuyarkan harapan keluarga kerajaan.

Tahun 2014, Vajiralongkorn kemudian menceraikan Srirasmi yang sudah memberinya seorang putra. Dia juga meminta kerajaan mencabut gelar bangsawan kepada keluarga istrinya.

Saat itulah sebuah skandal korupsi terbongkar. Terungkap saudara-saudara Srirasmi menjual nama istana untuk melancarkan aksi korup mereka. Salah satunya Paman Srirasmi yang menjadi jenderal. Dia terlibat aksi suap, penyelundupan dan jual beli posisi dalam kepolisian Thailand.

Malu karena skandal itu, Srirasmi meminta agar raja mencabut gelarnya. Permohonan itu dikabulkan Raja. Srirasmi pun batal jadi Ratu Thailand.

“Putri Srirasmi, istri putra mahkota Pangeran Maha Vajiralongkorn telah meminta untuk mengundurkan diri secara terhormat dari statusnya dalam keluarga kerajaan dan telah dikabulkan Yang Mulia Raja,” sebut pernyataan Istana pada surat kabar Royal Gazette.

Raja Bhumibol Adulyadej meninggal Kamis (14/10) kemarin. Pangeran Maha Vajiralongkorn naik tahta menggantikan ayahnya. Sebagian besar pejabat senior meragukan kemampuan Vajiralongkorn. Begitu pula rakyat Thailand yang sebenarnya lebih suka Putri Maha Chakri Sirindhorn naik tahta.

Akankah rakyat Thailand punya Ratu sebaik Ratu Sirikit lagi?