smkn
Siswa SMK Negeri 1 Larompong, Kabupaten Luwu didampingi gurunya memamerkan olahan limbah plastik menjadi bahan bakar di festival pelajar yang digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sabtu (15/10/2016).

Jurnalindonesia.id – Memperingati Hari Jadi ke-347 Sulawesi Selatan, diadakan pameran pendidikan. Acara itu digelar di anjungan Partai Losari, Makassar mulai Jumat (14/10/2016) hingga Minggu besok, diikuti sekitar 7.000 siswa dari berbagai SMK se-Sulawesi Selatan.

Di acara itu, siswa SMKN 1 Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, memperlihatkan pemanfaatan sampah plastik dari botol air mineral dan sampah plastik lain menjadi bahan bakar alternatif.

Cara pembuatannya pun tergolong sederhana. Yakni, limbah plastik dimasak dengan air. Uapnya yang dihasilkan dari rebusan limbah itu disuling dengan menggunakan pipa ke dalam tempayan.

Hasil penyulingan didinginkan proses kondensasi. Hasilnya berupa cairan berkandungan oktan seperti bensin yang mudah terbakar.

“Jika di SMK lain menghasilkan BBM dari limbah plastik dengan menggunakan mesin, kami hanya mencoba dengan peralatan sederhana yang lebih efisien dan hemat biaya. Kerjanya juga cukup mudah,” kata Emrayani, Sabtu (15/10/2016).

Selain temuan itu, dipamerkan pula hasil karya SMK lain, mulai dari perangkat lunak untuk PC tablet, komputer, genset dari mesin motor, makanan unik khas daerah, hingga robot.

Acara ini juga dimeriahkan dengan tarian empat etnis di Sulsel, yakni Makassar, Bugis, Toraja dan Mandar. Sebanyak 1.090 penari terlibat di dalamnya dan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia untuk kategori menari selama 24 jam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *