Nasional

Bawa Payung Sendiri, Jokowi Tinjau Pembangunan Saluran Resapan Air di Sleman

jokowi bawa payung
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau pembangunan saluran peresapan air hujan di Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Senin (10/10/2016) sore. Foto: Dokumentasi Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Kepresidenan

Jurnalindonesia.id – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau pembangunan saluran resapan air hujan di Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Senin (10/10/2016) sore.

Pembangunan saluran resapan air hujan tersebut merupakan bagian dari Program Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa.

Tinjauan Jokowi tersebut menjadi penutup rangkaian kunjungan kerjanya ke Yogyakarta.

Tampak Jokowi yang mengenakan kemeja putih meninjau di tengah hujan deras. Ia terlihat membawa payung hitam sendiri di saat hujan mengguyur.

Hujan tidak menyurutkan keinginan Jokowi meninjau saluran peresapan air hujan sepanjang 160 meter tersebut.

jokowi bawa payung

Dokumentasi Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Kepresidenan

Anggaran pemabangunan saluran di Dusun Potrowangsan, Desa Sidoarum, tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp50.000.000.

Baca Juga:  Anies Baswedan Diganti karena Melenceng dari Visi Presiden?

Kemudian swadaya sebesar Rp. 12.000.000.

Pembangunan saluran ini akan berlangsung dari September hingga Oktober 2016.

Meski di bawah guyuran hujan, Presiden meninjau pembangunan saluran ini secara detil.

Tampak ia, berdiskusi dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo tentang penggunaan dana desa.

Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, pengelolaan dana desa harus benar-benar dikelola secara swadaya sehingga bisa membuat perputaran ekonomi di pedesaan lebih baik.

Baca Juga:  Soal Pernyataan Jokowi yang Meminta Kurs Yuan sebagai Acuan, Ini Penjelasan Darmin

Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp 40 triliun atau naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya untuk mengatasi kesenjangan sosial.

“Sehingga betul-betul perputaran ekonomi di desa itu lebih baik,” katanya di Istana Merdeka, Senin, 13 Juni 2016 yang lalu.

Selama melihat pembangunan saluran tersebut, tampak warga yang telah menantikan kehadiran Presiden dan Ibu Iriana di dusun tersebut, memanggil Presiden untuk berfoto dan bersalaman.

Baca Juga:  Luhut Bingung Kok Bisa Harga Gas di Singapura Lebih Murah Padahal Impor dari RI

Usai melakukan tinjauan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana beserta rombongan menuju Pangkalan TNI AU Adi SutjiptoYogyakarta untuk kembali ke Jakarta.