Kriminal, Nasional

Terkait Kasus Videotron, Ahok: Seluruh Videotron Model Billboard Akan Kami Bongkar!

ahok
Gubernur DKI Jakarta Basuki tjahaja Purnama (Ahok) saat ditemui usai upacara menghadiri upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Jalan Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/2016).

Jurnalindonesia.id – Menanggapi kasus munculnya video mesum dalam videotron yang ada di dekat Kantor WalikotaJakarta Selatan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan videotron dilarang di Jakarta.

“Sebenarnya Videotron di Jakarta itu tidak boleh, yang kita minta itu adalah TV LED tempel ke dinding,” jelas Ahok, usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/2016).

Baca Juga:  Kedatangan Ustaz Abdul Somad Ditolak, MUI Angkat Bicara

Mantan Bupati Belitung Timur itu pun menegaskan pihaknya akan membongkar seluruh videotron jenis billboard.

“Jadi semua videotron yang model-model billboard itu akan kami bongkar,” tegasnya.

Ahok pun mengaku tidak mencurigai siapapun terkait adanya kasus tersebut.

Ia pun menyerahkan penanganan kasus tersebut pada aparat kepolisian.

“Nggak (curiga), kita tunggu polisi,” jelasnya.

Baca Juga:  FPI Protes Keterlambatan Polisi Tangani Mobil Terbakar di Acara Tabligh Akbar

Sebelumnya, publik dihebohkan adanya video mesum yang ditampilkan dalam papan reklame LED atau disebut videotron.

Videotron yang memutar adegan mesum tersebut terletak di dekat Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, tepatnya di perempatan Kebayoran Baru.

Video tersebut menampilkan adegan tidak senonoh seorang wanita dan pria.

Hal tersebut membuat pengendara yang melintasi wilayah itu pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengabadikan video yang diduga muncul akibat ulah hacker tersebut.

Baca Juga:  Djarot: Videotron yang Putar Film Porno Tak Bisa Dihack, Pasti Disengaja