DKI Jakarta, Nasional

Jembatan Penyeberangan Pasar Minggu Roboh, Anies Minta DKI tak Sembrono Kelola Fasilitas Umum

anies sandiaga
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno usai tes kesehatan. (Foto: Merdeka.com)

Jurnalindonesia.id – Calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra dan PKS, Anies Baswedan, ikut menanggapi tragedi robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Anies mengaku prihatin dengan insiden tersebut. (Baca: Jembatan Penyeberangan Pasar Minggu Ambruk, Dua Orang Meninggal)

Menurutnya, kejadian ini menjadi pekerjaan rumah bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk melakukan review infrastruktur yang ada.

Baca Juga:  Wakil Walikota Bekasi: Filosofi Jokowi-Ahok Nggak Dipahami oleh Anies

Anies mengungkapkan, fasilitas umum (fasum) mestinya tidak dikelola dengan sembrono.

“Jadi jangan menunggu ada kejadian. Tapi risiko harus dicegah dengan pemeriksaan rutin harus benar-benar dilaksanakan,” katanya di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9).

Mantan Rektor Paramadina ini mengungkapkan, jika pemeriksaan rutin dilakukan, maka kejadian sore tadi dapat dicegah. Meski demikian dia tidak ingin buru-buru menyalahkan Pemprov DKI.

Baca Juga:  Anies Pastikan Datang ke Reuni 212 Meski Mengaku Bukan Alumni

“Jangan buru-buru. Kita harus lihat dulu permasalahannya seperti apa,” ujarnya.

Anies meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan audit terkait biaya perawatan fasilitas publik. Jika sampai terjadi sesuatu, maka ada yang salah dalam perawatan.

“Kalau audit diselenggarakan dengan baik dan benar, pasti gak ada kejadian seperti tadi,” tutupnya.