Nasional

Netizen Heboh oleh Video PNS Mabuk di Kantor Kecamatan saat Warga Antre e-KTP

pns mabuk
Penggalan pria berseragam PNS yang dilaporkan tengah dalam keadaan mabuk di hadapan warga yang tengah mengantre pembuatan KTP elektronik. (Foto: KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)

Jurnalindonesia.id – Sebuah video aksi tidak terpuji seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bandung tengah jadi perbincangan di situs jejaring sosial Twitter. Tayangan berdurasi 41 detik itu, memperlihatkan seorang PNS dalam kondisi seperti orang mabuk. Sembari memegang rokok, pria berseragam krem itu terus berbicara melantur.

“Orang kecamatan Coblong siang ini mabok di kantor, disaat yang antre e-KTP panjang banget,” tulis pemilik akun @chansayARDAN yang turut menautkan video tersebut ke akun Twitter Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, @ridwankamil.

Baca Juga:  Pengikut Dimas Kanjeng: Saya Lihat Sendiri, Uang Jutaan Rupiah Keluar dari Balik Jubah

Kepada Kompas.com, Chandra Maretha (20) pemilik akun @chansayARDAN menuturkan, video itu ia unggah pada Senin (5/9/2016) lalu.

Dia berkisah, kejadian itu berlangsung sewaktu ia bersama ibunya hendak membuat KTP elektronik di Kantor Kecamatan Coblong, Jalan Cisitu, Kota Bandung. “Pas aku mau foto buat e-KTP kan ngantre tuh, disuruh masuk 10 orang 10 orang karena biar enggak numpuk,” kata Chandra saat dihubungi via pesan singkat, Rabu (7/9/2016) malam.

Saat tengah menunggu giliran, ia melihat seorang pria berbaju PNS datang lalu mengobrol dengan petugas lainnya di bagian resi. “Awalnya aku enggak ngeh (sadar) kalo dia mabuk. Aku terus sadar karena cara ngomongnya yang ngelantur terus bau amer (anggur merah), pas aku lihat memang matanya merah,” ucapnya.

Baca Juga:  Abu Bakar Baasyir Batal Dibebaskan, Pemerintah Sampaikan Penyebabnya

Lantaran penasaran dengan aksi pria itu, Chandra berinisiatif merekam kegiatan PNS tersebut. Dia pun heran lantaran petugas kecamatan terkesan tidak peduli dengan sikap pria tersebut yang mabuk di hadapan warga.

“Akhirnya aku rekam diam-diam. Karena takut disuruh dihapus sama satpam di sana,” sebutnya.