Peneliti Pusat Kajian Anti-Korupsi (Pukat) UGM, Hifdzil Alim, mengkritisi keputusan Presiden Joko Widodo mengajukan nama Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Hifdzil menilai keputusan tersebut tidak tepat. Pasalnya, menurut Hifdzil, Budi tidak memiliki kompetensi yang mumpuni dalam intelijen.

“Meskipun pernah menjabat sebagai Kapolda (Bali) dan menjadi Wakapolri (Wakil Kepala Kepolisian RI), kompetensinya sebagai Kepala BIN tidak pada posisinya,” kata Hifdzil kepada Tempo, Jumat, 2 September 2016.

[otw_shortcode_button href=”http://jurnalpolitik.com/2016/09/03/dianggap-tak-miliki-kompetensi-pengangkatan-budi-gunawan-hanya-politik-cari-aman-jokowi/” size=”large” icon_position=”left” shape=”square” target=”_blank”]BACA SELENGKAPNYA[/otw_shortcode_button]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *