Nasional

Jokowi: Meski Wajah “Ndeso”, Otak Saya Internasional

jokowi

Pada acara pertemuan antara Presiden Jokowi dengan sejumlah budayawan, cendikiawan, seniman, sastrawan serta beberapa pemikir di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8/2016), salah seorang budayawan sempat berkelakar blak-blakan mengenai penampilan Jokowi. Budayawan itu menyebut Presiden Jokowi ‘ndeso’.

Baca: Budayawan: Jokowi Presiden Indonesia Paling “Ndeso”

Namun, predikat ‘Presiden Ndeso’ sebenarnya sudah muncul sejak pada masa kampanye Pilpres 2014 yang lalu.

Presiden Jokowi saat itu  menuturkan bahwa banyak pihak meremehkannya saat acara debat kandidat, terutama debat kandidat ketiga dengan tema ‘Politik Luar Negeri dan Ketahanan Negara’.

“Debat kemarin saya diejek. Katanya saya mau dibantai,” ujar Jokowi di depan seribuan orang di pondok pesantren Mamba’ul Maarif di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (28/6/2014) sore. Kedatangan Jokowi di Ponpes tersebut adalah salah salah satu bagian dari safari politiknya di Jawa Timur kala itu. Di Ponpes itu, Jokowi disambut meriah sekitar seribu orang, baik santri atau masyarakat setempat.

“Tapi kenyataannya, setelah debat itu semua orang mengacungkan jempol. Berarti ya otak saya ini ya otak pinter,” lanjut Jokowi.

Jokowi mengatakan bahwa dirinya bolehlah sombong sedikit. Pasalnya, banyak pihak yang tidak mengerti latar belakang dirinya selama ini. Oleh sebab itu banyak pihak yang ‘under estimate‘ dirinya sebagai orang kampung.

“Saya sudah 28 tahun urus ekspor impor. Itu urusan internasional. Jadi meskipun wajah ‘ndeso’ otak saya internasional,” ujar Jokowi.

“Saya sombong sedikit biarin. Saya kan selalu merendah kok lama-lama diinjak,” lanjutnya.

 

 

Loading...