Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, berniat untuk melawan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

Yusril mengajukan diri sebagai “pihak terkait” dalam uji materi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada di Mahkmah Konstitusi (MK), sebagaimana yang dimohonkan Ahok.

“Saya akan membantah dan melawan argumentasi Pak Ahok di MK dan memohon agar MK menolak permohonannya (Basuki) demi keadilan dan kepastian hukum,” ujar Yusril dalam keterangan tertulis, Jumat (12/8/2016).

[otw_shortcode_button href=”http://jurnalpolitik.com/2016/08/12/soal-aturan-cuti-kampanye-yusril-saya-akan-bantah-dan-lawan-argumentasi-ahok-di-mk/” size=”large” icon_position=”left” shape=”square” target=”_blank”]BACA SELENGKAPNYA[/otw_shortcode_button]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *