Jamaludin Amran, awalnya berniat maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur perseorangan. Namun ia terpaksa gigit jari, sebab ia terlambat datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

Kedatangannya hanya berselang dua menit menjelang jam penutupan penyerahan persyaratan dukungan calon perseorangan oleh KPU DKI Jakarta, atau sekitar pukul 15.58.

Jamaludin datang sendiri ke KPU DKI Jakarta tanpa didampingi bakal calon wakil gubernurnya, Armen Rustam Effendi.

[otw_shortcode_button href=”http://jurnalpolitik.com/2016/08/07/sudah-berlari-dan-naik-ojek-ke-kpu-bakal-calon-gubernur-dki-ini-tetap-gagal/” size=”large” icon_position=”left” shape=”square” target=”_blank”]BACA SELENGKAPNYA[/otw_shortcode_button]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *