Politik

Pengamat: Menteri Jokowi Tak Harus Pintar, yang Penting Punya “Back-up” Politik dan Loyal

Reshuffle Kabinet Jilid II yang dilakukan Presiden Joko Widodo pekan lalu dinilai hanya untuk mengakomodir kepentingan partai politik.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengatakan, kentalnya kepentingan parpol ini bisa dilihat dari masuknya sejumlah politisi ke dalam kabinet menggeser kalangan profesional yang sudah bekerja dengan baik.

Baca Juga:  Uang Stempel Prabowo Beredar, Kubu Prabowo Sandi: Ini Black Campaign

“Jadi menteri di era Jokowi sekarang tak harus pintar, yang penting punya back-up politik dan loyal ke Presiden,” kata Adi dalam diskusi ‘Reshuffle Kabinet Jilid II.

[otw_shortcode_button href=”http://jurnalpolitik.com/2016/08/06/pengamat-menteri-jokowi-tak-harus-pintar-yang-penting-punya-back-up-politik-dan-loyal/” size=”large” icon_position=”left” shape=”square” target=”_blank”]BACA SELENGKAPNYA[/otw_shortcode_button]