Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi memutar rekaman pembicaraan mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi dengan kakaknya, Mohamad Taufik, dalam persidangan saksi perkara suap raperda reklamasi.

Dalam rekaman itu, Sanusi mengaku telah bertemu dengan bos Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja di Harco, Mangga Dua. Politikus asal Gerindra itu mengatakan Ariesman menjanjikan Rp 2,5 miliar asalkan tambahan kontribusi dikonversi dari kontribusi bukan dari NJOP lantaran dianggap terlalu besar.

“Kemarin ke Mangga Dua. Jadi, rupanya kalau ada kontribusi tambahan dia kena juga. Kemarin sama podo, sama Ariesman juga, gua buang deh 25 lagi dia memang ngasih 25 lagi nih. Tapi tambahan kontribusi dikonversi dari kontribusi. Ini maksudnya apa?” ucap jaksa Ali Fikri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, 18 Juli 2016.

[otw_shortcode_button href=”http://jurnalpolitik.com/2016/07/19/rekaman-percakapan-diperdengarkan-sanusi-mengelak/” size=”large” icon_position=”left” shape=”square” target=”_blank”]BACA SELENGKAPNYA[/otw_shortcode_button]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *