DKI Jakarta, Nasional

140 Mesin Absensi PNS DKI Rusak Karena Kabel Digigit Tikus, Ini Tanggapan Ahok

JurnalIndonesia.id –¬†Sebanyak 140 mesin absensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI diketahui offline pada saat hari pertama kerja usai libur Lebaran, Senin (12/7/2016).

Dinas Komunikasi dan Informasi Kehumasan DKI menyatakan bahwa dugaan sementara offline-nya mesin-mesin tersebut, karena masalah jaringan internet dan kabel yang digigit tikus. Namun, Ahok yang mengetahui alasan tersebut, justru menduga ada faktor kesengajaan.

“Saya belum tahu, pengalaman saya sih ada kesengajaan. Tapi kita belum ada bukti. Pengalaman saya sih ada kesengajaan,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2016).

Bahkan, alasanya karena digigit tikus pun tidak bisa diterima olehnya. Karena menurut Ahok alasan tersebut tidak logis.

“Makanya saya mau tahu juga tikusnya berapa gede, demen amat makan kabel, apa diolesin keju?” ketusnya.
Namun, pihaknya akan terus menyelidiki kasus tersebut. Meskipun, ia mengaku enggan menuduh.

“Makanya saya pikir kita lihat saja, enggak mau suudzon. Kita selidikin bisa ketahuan kok, maennya halus di sini, halus banget,” katanya.

Sementara untuk Tunjangan Kerja Dinamasi (TKD) yang akan dipotong, untuk absen kehadiran, Ahok menegaskan akan tetap menerapkan peraturan tersebut. Meskipun, dalam kondisi mesin offline.

“Belum tentu dipotong, karena alasan rusak makanya dia buat manual. Sekarang kalau atasan saya telat, kalau ini rusak, kecuali kita buat yang kejam ya, kalau mesin absensi rusak, manual enggak berlaku, TKD enggak berlaku semua, kalau rusak beneran gimana? Ya sial di elu deh. Kan kita enggak buat begitu sistemnya,” katanya.

“Kita akan bikin sistem yang lebih kejam. Kalau alat rusak, ya kamu harus perbaiki, kalau enggak bisa perbaiki sudah satu hari itu semua tidak dapat TKD, baru bisa takut. Kalau kaya gini bisa manual, padahal hadirnya kesiangan, atau bisa enggak hadir, sudah biasa lah kaya gitu,” lanjutnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi kehumasan DKI Jakarta, Dian Ekowati, mengatakan, bahwa saat ini terdapat sebanyak 4.317 titik mesin absensi pegawai.

Dari jumlah tersebut, terdapat 2.400 mesin absensi untuk guru, selebihnya non guru.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 140 mesin absensi non guru yang offline. Sedangkan mesin absensi guru yang offline sebanyak 1.000. 1.400 mesin absensi guru tidak offline karena sekarang masih dalam proses PPDB,” jelas Dian.

Menurut Dian, laporan sementara offline-nya mesin-mesin itu karena jaringan internet yang terputus. Selain itu, juga terdapat beberapa kabel optik yang terputus akibat digigit tikus.

“Kami terus cari penyebab pastinya. Berdasarkan laporan masuk memang karena kabel fiber optik digigit tikus dan jaringan internet yang mati,” jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 6.072 Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta dari 39.913 pegawai, tercatat tidak hadir pada hari pertama masuk kerja, Senin (11/7/2016).

Sementara, pegawai yang terlambat sebanyak 1.733 orang, dan tepat waktu 32.108 orang.