Nasional

Mobil Anggota DPRD Indramayu Diberondong Tembakan Orang Tak Dikenal

Ilustrasi

Mobil Toyota Kijang Innova milik anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PKB, Muhammad Sholihin, diberondong peluru oleh orang tak dikenal, saat terparkir di depan rumahnya di perumahan Jangkar Mas Blok E 10, Kabupaten Indramayu, Kamis (16/6).

Akibat insiden itu, mobil bernomor polisi B 1131 CZ tersebut mengalami kerusakan di bagian kaca, sebagaimana diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Yusri Yunus.

“Pelaku merusak kaca mobil bagian samping kiri, kanan dan kaca depan mobil yang mengakibatkan kaca kanan dan kiri mobil pecah, sementara kaca depan mobil retak,” Yusri menambahkan.

Sholihin menjelaskan, sebelum peristiwa itu terjadi, dirinya baru datang dari Jakarta, Rabu (15/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah memarkirkan mobilnya di depan rumah, dia langsung masuk ke dalam rumah dan tidur.

“Saya langsung ketiduran karena lelah,” ujar Ketua FPKB DPRD Indramayu tersebut, usai memberikan keterangan kepada penyidik Polres Indramayu, Kamis (16/6).

Sholihin mengungkapkan, peristiwa penembakan terhadap mobilnya itu baru diketahuinya setelah makan sahur, Kamis (16/6) sekitar pukul 04.15 WIB. Saat akan menunaikan salat Subuh, dia diberi tahu oleh salah satu tetangga rumahnya bahwa kaca pintu mobilnya pecah.

Sholihin yang langsung memeriksa mobilnya itu mendapati dua kaca pintu bagian kiri dan kanan mobil telah remuk dan hancur. Selain itu, kaca mobil bernopol B 1131 CZ pada bagian depannya juga diketahui ada beberapa lubang yang tembus ke dalam kendaraan. Sholihin menduga, pelaku sengaja menembakkan peluru ke arah mobilnya.

“Saya melihat dengan jelas ada enam tembakan yang semuanya mengarah ke kaca,” tutur Sholihin.

Sholihin menduga, pelaku diperkirakan dua orang yang datang ke lokasi mengendarai kendaraan sepeda motor. Setelah itu, satu dari dua orang tersebut turun dari motor dan mengarahkan senjatanya ke mobil hingga terdengar letusan beberapa kali.

“Keterangan ini dari saksi yang memberitahukan kepada saya,” tutur Sholihin.

Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistyo B melalui Kasat Reskrim, AKP Riki Arinanda membenarkan jajarannya menerima laporan itu. Untuk pendalaman kasus, pihaknya masih meminta keterangan dari saksi. “Kami juga telah melakukan olah kejadian perkara di lokasi,” tandas Riki.

Sementara ini polisi menduga, kerusakan tersebut disebabkan oleh senjata jenis airsoft gun.

“Diduga dengan alat mainan airsoft gun, dilihat dari retakan kaca yang terpusat ke titik pecah,” Kombes Yusri Yunus.

Hingga saat ini, jajaran Polres Indramayu masih menelusuri motif perusakan yang diduga dilakukan oleh dua orang tersebut. Polisi telah memeriksa empat orang saksi untuk mencari tahu motif perusakan tersebut.

“Kita lakukan olah TKP, mencari saksi dan mengumpulkan barang bukti termasuk mengambil kamera pengawas CCTV di pos satpam,” jelas Kombes Yusri.

Loading...