Kriminal

Anggota Polantas Diserang 10 Pria Cepak di Perempatan Mampang

Liniwaktu.com – Segerombolan pria bermotor menyerang Brigadir M Bram Karisma saat sedang mengatur lalu lintas di perempatan Jl Mampang Prapatan, Mampang, Jaksel, tepatnya di dekat ujung belokan Jl. Kapten Tendean yang mengarah ke Kuningan. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 17.30 WIB sore tadi.

Pelaku berjumlah sekitar 10 orang, .

Menurut keterangan saksi Karyanto (68), pemilik warung nasi ‘Nunu Sakato’ yang terletak sekitar 10 meter dari TKP, pelaku berjumlah sekitar 10 orang, berbadan tegap dan berambut cepak. Mereka datang dari arah Jl Kapten Tendean, hendak belok ke arah Kuningan, Jaksel.

Tiba-tiba, para pelaku yang menggunakan 4-5 motor itu turun dan menyerang Bram. Bram kemudian berlari ke arah pos lantas yang berada di belokan jalan.

“Ciri-cirinya badannya tegap, rambutnya cepak, terus pakai kaos singlet sama celana pendek,” ujar Karyanto (68), saksi mata di lokasi kepada wartawan, Minggu (15/5/2016).

Baca Juga:  Kasasi Ditolak MA, Buni Yani Tetap Dihukum 18 Bulan Penjara

“Pada enggak pakai helm semua,” imbuhnya.

Karyanto mengaku tidak tahu permasalahan apa sehingga timbul pengeroyokan tersebut. Menurutnya, para pelaku langsung menyerang secara membabi buta korban, tanpa berucap sepatah kata pun.

“Enggak ngomong apa-apa, langsung mukulin anggota terus ngejar sampai ke dalam pos lantas,” imbuhnya.

Barang bukti tisu bekas darah korban dan pangkat korban yang jatuh (Foto: Mei Amelia/detikcom)

Barang bukti tisu bekas darah korban dan pangkat korban yang jatuh (Foto: Mei Amelia/detikcom)

Ia menambahkan, para pelaku menyerang korban dengan tangan kosong dan double stick.

Seorang polisi teman korban yang berada di dalam pos lantas mencoba membantu korban, namun ia juga menjadi sasaran sehingga menyelamatkan diri ke arah Kuningan. Sementara satu anggota polisi lainnya bersembunyi di dalam pos ketika korban diserang di dalam pos.

Baca Juga:  Kehadiran Bos First Travel di Ruang Sidang Disambut Teriakan "Maling!" hingga Sumpah Serapah Pengunjung

Pos lantas tersebut berada di tikungan persis di ujung Jl Tendean yang mengarah ke kiri ke Kuningan, Jaksel. Biasanya, polantas beristirahat di pos kecil berwarna biru itu dan menilang pelanggar lalu lintas.

Untuk diketahui, di ujung percabangan jalan yang mengarah ke Kuningan itu dibatasi oleh cone block. Sebab biasanya di situ para pemotor sering melawan arah untuk berbelok ke Mampang ketika akses jalan utama dari Tendean ditutup di perempatan tersebut.

Pos lantas di pojokan di perempatan Mampang Prapatan (Foto: Mei Amelia/detikcom)

Pos lantas di pojokan di perempatan Mampang Prapatan (Foto: Mei Amelia/detikcom)

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat yang turun langsung ke TKP mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus pengeroyokan tersebut.

Baca Juga:  Polisi Bongkar 2 Kelompok Penyebar Hoaks

“Motif dan sebab-sebabnya masih dilakukan penyelidikan. Korban juga belum dimintai keterangan, tadi dibawa ke Polda,” ujar Kapolres Jaksel Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan di lokasi, Minggu (15/5/2016).

Tubagus mengatakan, sejauh ini pihaknya baru mendapatkan informasi terkait kronologi penyerangan tersebut. “Kalau masalah permasalahnnya baru dapat cerita anggota Polda di lalu lintas dikeroyok beberapa orang,” imbuhnya.

Kapolres menyebut, korban bernama Brigadir Muhammad Bram Karisma mengalami luka-luka di bagian pelipis, pipi dan sikutnya akibat pengeroyokan tersebut.

“Kondisi korban juga saya belum tahu, sudah dibawa ke Polda untuk buat laporan,” lanjutnya.

Kondisi di dalam pos lantas tempat korban diserang (Foto: Mei Amelia/detikcom)

Kondisi di dalam pos lantas tempat korban diserang (Foto: Mei Amelia/detikcom)