Nasional

10 Negara Paling Damai, Sayang, Indonesia Cuma Peringkat Ke…

JurnalIndonesia.id – Konflik Timur Tengah yang terus memburuk, tak ada solusi bagi krisis pengungsi dan meningkatnya korban jiwa dalam serangan teroris mengakibatkan dunia pada 2016 semakin berbahaya dibanding tahun lalu.

Akibatnya, kini semakin sedikit negara di dunia yang dianggap benar-benar bebas dari konflik, baik internal maupun eksternal, dibanding pada 2014.

Indeks Perdamaian Global ke-10 merilis data negara-negara yang dianggap benar-benar bebas dari konflik.

Menurut pendiri Institut Ekonomi dan Pendidikan (IEP), Steve Killelea kepada The Independent, mengatakan, hasil paling mengagumkan dari hasil indeks tahun ini adalah bagaimana situasi di Timur Tengah mempengaruhi perdamaian di seluruh dunia.

“Jika kita melihat dunia secara keseluruhan, maka dunia semakin tidak aman selama 12 bulan terakhir,” kata Killelea.

“Jika kita singkirkan Timur Tengah dari indeks ini selama satu dekade terakhir, dan khususnya tahun lalu, terlihat dunia jauh lebih damai. Ini menunjukkan pengaruh besar Timur Tengah terhadap dunia,” tambah Killelea.

Indeks ini menunjukkan bahwa 81 negara di dunia menjadi semakin damai selama tahun lalu, sementara di 79 negara lainnya, situasi memburuk.

Dalam hasil indeks tahun ini, negara-negara Skandinavia kembali menjadi yang teratas dalam urusan negara paling damai di dunia, bebas dari konflik, instabilitas politik dan terorisme.

Islandia menjadi pemuncak dalam indeks ini, disusul Denmark di peringkat kedua dan Austria di tempat ketiga. Sementara Selandia Baru dan Portugal menempati posisi keempat dan kelima.

Sementara itu, lima negara paling tidak damai semuanya berada di kawasan konflik Timur Tengah dan Afrika.

Kelima negara itu dipuncaki Suriah yang disusul oleh Sudan Selatan, Irak, Afganistan dan Somalia.

Sementara di Asia Tenggara, Singapura menjadi negara paling damai dengan menempati posisi ke-20 dalam indeks ini. Disusul Malaysia di peringkat ke-30 dan Indonesia menempati peringkat ketiga negara paling damai di Asia Tenggara atau nomor 42 di seluruh dunia.

Negara yang paling banyak mengalami penurunan peringkat adalah Suriah, Sudan Selatan dan Ukraina yang selama lima tahun terakhir dikungkung perang.

Sementara, negara dengan perbaikan peringkat terbaik menurut indeks ini adalah Sri Lanka, Bhutan dan Georgia.

Loading...